Kamis, Juli 16, 2026

Relokasi Pedagang Barito, Pemkot Jaksel Kebut Pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mengebut pembangunan Sentra Fauna dan pusat kuliner yang berlokasi di Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa.

Proyek yang juga menjadi bagian dari rencana relokasi pedagang Pasar Barito ini ditargetkan selesai pada akhir September 2025.

Camat Jagakarsa Santoso mengatakan, monitoring pembangunan Sentra Fauna dan pusat kuliner terus dilakukan bersama unit terkait.

“Kami hingga saat ini terus melakukan monitoring proses pengerjaan Sentra Fauna Lenteng Agung yang dilakukan oleh unit terkait,” ujar Santoso saat duhubungi, Kamis (21/8/2025).

Baca Juga :  Cerita Pria Berbobot 200 Kg asal Tangerang Jadi Sopir Bus AKAP dan Ojek Pangkalan

Ia menambahkan, kehadiran Sentra Fauna dan pusat kuliner tersebut diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi para pedagang.

“Tentunya harapan kita lokasi ini bisa menjadi tempat yang sesuai bagi pedagang serta berdampak positif terhadap perputaran ekonomi di wilayah Jagakarsa,” lanjutnya.

Santoso juga mengungkapkan bahwa pihak kecamatan telah melakukan sosialisasi kepada warga dan pengurus lingkungan terkait rencana pemindahan pedagang dari Pasar Barito ke kawasan Lenteng Agung.

Baca Juga :  Tekan Polusi Udara, Pegawai dan Pejabat Eselon DKI Diimbau Beli Kendaraan Listrik, tapi Pakai Uang Sendiri

“Belum lama ini kami lakukan sosialisasi dan diskusi kembali di kantor Kelurahan Lenteng Agung bersama pengurus lingkungan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur lainnya,” jelasnya.

Dari hasil pertemuan tersebut, kata Santoso, mayoritas warga menyatakan dukungan atas pembangunan kantor, pasar hewan, serta sentra kuliner di wilayah mereka.

“Hasilnya, warga mendukung adanya kantor dan pasar hewan serta sentra kuliner di wilayahnya,” pungkas Santoso.

Baca Juga :  Pembangunan Sentra Fauna Rampung, Pemkot Jaksel Keluarkan SP-2 untuk Pedagang Pasar Barito

Santoso menjelaskan, saat ini ada tiga alat berat dan satu truk besar yang dikerahkan  Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk mempercepat pengerjaan pembuatan akses jalan di lokasi.

Ia menyebut pembuatan akses jalan sepanjang 50 meter dengan lebar 6,5 meter untuk memudahkan akses kendaraan operasional dalam proses pembangunan.

“Informasi dari operator target pembuatan jalan tidak sampai satu minggu ini. Semoga pekerjaan selanjutnya bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...