Kamis, April 16, 2026

Relokasi Pedagang Barito, Pemkot Jaksel Kebut Pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mengebut pembangunan Sentra Fauna dan pusat kuliner yang berlokasi di Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa.

Proyek yang juga menjadi bagian dari rencana relokasi pedagang Pasar Barito ini ditargetkan selesai pada akhir September 2025.

Camat Jagakarsa Santoso mengatakan, monitoring pembangunan Sentra Fauna dan pusat kuliner terus dilakukan bersama unit terkait.

“Kami hingga saat ini terus melakukan monitoring proses pengerjaan Sentra Fauna Lenteng Agung yang dilakukan oleh unit terkait,” ujar Santoso saat duhubungi, Kamis (21/8/2025).

Baca Juga :  ASN DKI Besok Mulai Ngantor, Dilarang Halalbihalal Lebaran

Ia menambahkan, kehadiran Sentra Fauna dan pusat kuliner tersebut diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi para pedagang.

“Tentunya harapan kita lokasi ini bisa menjadi tempat yang sesuai bagi pedagang serta berdampak positif terhadap perputaran ekonomi di wilayah Jagakarsa,” lanjutnya.

Santoso juga mengungkapkan bahwa pihak kecamatan telah melakukan sosialisasi kepada warga dan pengurus lingkungan terkait rencana pemindahan pedagang dari Pasar Barito ke kawasan Lenteng Agung.

Baca Juga :  Relokasi Pedagang Pasar Barito Dimulai Awal Agustus, Pemkot Jaksel Pastikan Fasilitas dan Akomodasi

“Belum lama ini kami lakukan sosialisasi dan diskusi kembali di kantor Kelurahan Lenteng Agung bersama pengurus lingkungan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur lainnya,” jelasnya.

Dari hasil pertemuan tersebut, kata Santoso, mayoritas warga menyatakan dukungan atas pembangunan kantor, pasar hewan, serta sentra kuliner di wilayah mereka.

“Hasilnya, warga mendukung adanya kantor dan pasar hewan serta sentra kuliner di wilayahnya,” pungkas Santoso.

Baca Juga :  Viral Dicegat Polisi, Kasus Mobil Dinas Plesiran ke Puncak Diperiksa Inspektorat DKI

Santoso menjelaskan, saat ini ada tiga alat berat dan satu truk besar yang dikerahkan  Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk mempercepat pengerjaan pembuatan akses jalan di lokasi.

Ia menyebut pembuatan akses jalan sepanjang 50 meter dengan lebar 6,5 meter untuk memudahkan akses kendaraan operasional dalam proses pembangunan.

“Informasi dari operator target pembuatan jalan tidak sampai satu minggu ini. Semoga pekerjaan selanjutnya bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...