Sabtu, Juli 11, 2026

Prabowo Bongkar Modus BUMN Sembunyikan Uang Negara

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengungkap dugaan modus penyembunyian uang negara melalui pembentukan anak perusahaan hingga perusahaan turunan di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN).

Menurutnya, praktik tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah melakukan penertiban besar-besaran terhadap BUMN yang dinilai tidak efisien.

Prabowo mengatakan, dirinya baru mengetahui besarnya jumlah entitas BUMN setelah resmi dilantik sebagai presiden. Ia mengaku semula memperkirakan jumlah BUMN hanya sekitar 300 hingga 400 perusahaan.

“Dulu saya juga waktu dilantik jadi presiden, minggu-minggu pertama saya kaget. Saya tidak pernah tahu bahwa BUMN kita begitu banyak. Perkiraan saya dari dulu BUMN kita ya 300, maksimal 400,” kata Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan pembangunan bendungan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (10/7/2026).

Baca Juga :  Koper Dijebol dan Ponsel Hilang, Viral Petugas Batik Air Diamuk Penumpang

Namun, lanjut Prabowo, setelah menerima laporan resmi, ia mengetahui jumlah BUMN mencapai 1.007 entitas.

Menurutnya, jumlah tersebut kemungkinan masih bertambah jika menghitung perusahaan turunannya.

“Begitu saya dilantik jadi presiden, baru saya diberi tahu BUMN kita 1.007. Itu pun jangan-jangan ada lagi anak perusahaan, ada lagi cucu perusahaan, ada lagi cicit perusahaan, dan itu adalah cara mereka untuk sembunyi, sembunyiin uang negara, sembunyiin uang rakyat. Ini kita tertibkan,” ujarnya.

Prabowo menegaskan pemerintah kini tengah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap BUMN.

Ia mengklaim perusahaan-perusahaan pelat merah yang selama puluhan tahun menjadi sumber praktik korupsi mulai menunjukkan perubahan.

Baca Juga :  MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4 Persen, Ada Apa?

“Saya juga merasa besar hati, bangga, beberapa hari ini saya dapat laporan-laporan hasil, hasil-hasil yang kita dapatkan. BUMN yang merupakan sarang korupsi puluhan tahun sedikit demi sedikit mulai kita benahi,” katanya.

Menurut Prabowo, hasil pembenahan mulai terlihat dari kinerja sejumlah BUMN yang sebelumnya terus mengalami kerugian.

“Jadi saya dapat laporan bahwa beberapa BUMN yang sekian puluh tahun rugi-rugi, tahun ini mulai untung. Mulai untung,” ucapnya.

Sebagai bagian dari langkah efisiensi, pemerintah telah menutup ratusan BUMN yang dinilai tidak sehat dan terus merugi.

“Sampai hari ini, kita sudah tutup 240 BUMN yang tidak beres, sudah kita tutup. Nanti akhir Juli ini akan 250 BUMN kita tutup. Desember 31, 2026, akan tutup jumlahnya 800 BUMN yang tidak efisien, yang tidak pernah untung, yang merugi terus kita tutup,” ungkap Prabowo.

Baca Juga :  Puan Maharani: DPR Selalu Perjuangkan Kesejahteraan Buruh

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi di media sosial.

Menurutnya, media sosial dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk membentuk opini yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Karena ada suatu penyakit, bukan hanya di negara kita tapi di dunia ini, sosmed ini bisa diperalat. Orang punya duit, dia bisa main di sosmed. Jadi cerita di sosmed belum tentu cerita yang sebenarnya. Rakyat jangan tertipu. Percayalah kepada pemimpin yang telah kau pilih,” kata Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...