Selasa, Juli 14, 2026

Hari Pertama Sekolah, Wali Kota Jaksel Inspeksi Pelaksanaan MPLS di SMKN 57

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengawali hari pertama masuk sekolah dengan menginspeksi pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMKN 57 Jakarta, Jalan Margasatwa Raya, Pasar Minggu, Senin (13/7/2026).

Inspeksi tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah berlangsung aman, nyaman, serta bebas dari praktik perundungan (bullying), perpeloncoan, maupun diskriminasi terhadap peserta didik baru.

Syafrin tiba di SMKN 57 sekitar pukul 06.30 WIB dan disambut kepala sekolah, para guru, serta siswa.

Setibanya di lokasi, ia langsung menghadiri upacara pembukaan MPLS bersama ratusan peserta didik baru.

Usai upacara, Syafrin menyematkan tanda pengenal MPLS kepada sejumlah perwakilan siswa sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

“Selamat mengikuti pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027. Ini menjadi awal petualangan kalian dalam menapaki langkah untuk menjalin teman baru sekaligus menumbuhkan karakter sebagai penerus generasi Jakarta,” kata Syafrin saat menyematkan tanda pengenal.

Baca Juga :  Jadi Kawasan TOD Inklusif dan Modern, Satpol PP Dirikan Posko Penjagaan di Terminal Blok M

Setelah itu, Syafrin berkeliling memantau jalannya kegiatan MPLS dan berdialog dengan pihak sekolah mengenai pelaksanaan program tersebut.

Menurut Syafrin, inspeksi dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar pelaksanaan MPLS berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Hari ini kami meninjau MPLS di SMK Negeri 57 Jakarta. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan MPLS bagi para peserta didik baru berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Syafrin menegaskan selama pelaksanaan MPLS tidak boleh ada praktik kekerasan yang dialami anak didik baru.

Ia juga memastikan tidak ada aksi perundungan (bullying), perpeloncoan, maupun tindakan diskriminatif lainnya terhadap siswa baru.

Baca Juga :  Camat-Lurah hingga Polisi Datangi TKP Usai Laporan Teror Bom di SD Srengseng

“Saya ingin memastikan tidak ada kekerasan, perundungan (bullying), perpeloncoan, maupun diskriminasi saat MPLS,” tegasnya.

Ia mengatakan sekolah harus menjadi lingkungan yang ramah dan mampu membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di sekolah.

“Kami berharap anak-anak kita, melalui sekolah baru ini, dapat memahami bahwa lingkungan yang mereka masuki adalah lingkungan pendidikan yang siap membangun karakter mereka agar lebih disiplin, berintegritas, serta mampu bersahabat dengan sesama,” katanya.

Menurut Syafrin, pelaksanaan MPLS harus dapat menumbuhkan semangat belajar siswa sehingga mereka siap mengikuti proses pendidikan di sekolah barunya.

Karena itu, ia berharap seluruh rangkaian MPLS selama beberapa hari ke depan berlangsung aman dan nyaman sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi Jakarta yang siap menghadapi tantangan global.

Baca Juga :  Tak Terpilih Lagi, Mantan Anggota Dewan Kota Jaksel Diminta Segera Kemasi Barang-barangnya

“Kami berharap anak-anak dapat mengikuti MPLS dengan aman dan nyaman, sehingga visi pendidikan kita untuk menghadirkan generasi yang siap menghadapi tantangan globalisasi di masa depan dapat terwujud. Hal ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang peserta didik baru, Nayla Cantika, mengaku terkejut sekaligus bangga karena hari pertamanya masuk sekolah dihadiri langsung oleh Wali Kota Jakarta Selatan.

“Bangga banget, enggak nyangka hari pertama masuk sekolah ada Pak Wali Kota,” ujar Nayla.

Ia mengaku tidak mendapat informasi sebelumnya mengenai kunjungan tersebut.

“Enggak ada informasi sebelumnya, eh tiba-tiba Pak Wali Kota sudah di sekolah,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...