Rabu, September 2, 2026

Hari Pertama Sekolah, Wali Kota Jaksel Inspeksi Pelaksanaan MPLS di SMKN 57

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengawali hari pertama masuk sekolah dengan menginspeksi pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMKN 57 Jakarta, Jalan Margasatwa Raya, Pasar Minggu, Senin (13/7/2026).

Inspeksi tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah berlangsung aman, nyaman, serta bebas dari praktik perundungan (bullying), perpeloncoan, maupun diskriminasi terhadap peserta didik baru.

Syafrin tiba di SMKN 57 sekitar pukul 06.30 WIB dan disambut kepala sekolah, para guru, serta siswa.

Setibanya di lokasi, ia langsung menghadiri upacara pembukaan MPLS bersama ratusan peserta didik baru.

Usai upacara, Syafrin menyematkan tanda pengenal MPLS kepada sejumlah perwakilan siswa sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

“Selamat mengikuti pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027. Ini menjadi awal petualangan kalian dalam menapaki langkah untuk menjalin teman baru sekaligus menumbuhkan karakter sebagai penerus generasi Jakarta,” kata Syafrin saat menyematkan tanda pengenal.

Baca Juga :  ASN Pemkot Jaksel Berhamburan Keluar Gedung, Petugas: Tenang Bu, Tenang, Jangan Panik !

Setelah itu, Syafrin berkeliling memantau jalannya kegiatan MPLS dan berdialog dengan pihak sekolah mengenai pelaksanaan program tersebut.

Menurut Syafrin, inspeksi dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar pelaksanaan MPLS berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Hari ini kami meninjau MPLS di SMK Negeri 57 Jakarta. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan MPLS bagi para peserta didik baru berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Syafrin menegaskan selama pelaksanaan MPLS tidak boleh ada praktik kekerasan yang dialami anak didik baru.

Ia juga memastikan tidak ada aksi perundungan (bullying), perpeloncoan, maupun tindakan diskriminatif lainnya terhadap siswa baru.

Baca Juga :  Camat-Lurah hingga Polisi Datangi TKP Usai Laporan Teror Bom di SD Srengseng

“Saya ingin memastikan tidak ada kekerasan, perundungan (bullying), perpeloncoan, maupun diskriminasi saat MPLS,” tegasnya.

Ia mengatakan sekolah harus menjadi lingkungan yang ramah dan mampu membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di sekolah.

“Kami berharap anak-anak kita, melalui sekolah baru ini, dapat memahami bahwa lingkungan yang mereka masuki adalah lingkungan pendidikan yang siap membangun karakter mereka agar lebih disiplin, berintegritas, serta mampu bersahabat dengan sesama,” katanya.

Menurut Syafrin, pelaksanaan MPLS harus dapat menumbuhkan semangat belajar siswa sehingga mereka siap mengikuti proses pendidikan di sekolah barunya.

Karena itu, ia berharap seluruh rangkaian MPLS selama beberapa hari ke depan berlangsung aman dan nyaman sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi Jakarta yang siap menghadapi tantangan global.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Dukung Festival Strawberry Nonsan dan Budaya Korsel

“Kami berharap anak-anak dapat mengikuti MPLS dengan aman dan nyaman, sehingga visi pendidikan kita untuk menghadirkan generasi yang siap menghadapi tantangan globalisasi di masa depan dapat terwujud. Hal ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang peserta didik baru, Nayla Cantika, mengaku terkejut sekaligus bangga karena hari pertamanya masuk sekolah dihadiri langsung oleh Wali Kota Jakarta Selatan.

“Bangga banget, enggak nyangka hari pertama masuk sekolah ada Pak Wali Kota,” ujar Nayla.

Ia mengaku tidak mendapat informasi sebelumnya mengenai kunjungan tersebut.

“Enggak ada informasi sebelumnya, eh tiba-tiba Pak Wali Kota sudah di sekolah,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...