Selasa, Mei 19, 2026

Jadi Kawasan TOD Inklusif dan Modern, Satpol PP Dirikan Posko Penjagaan di Terminal Blok M

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Satpol PP Jakarta Selatan mendirikan posko penjagaan di pintu masuk Terminal Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Puluhan personil ditempatkan di posko untuk mengawasi dan menjaga keamanan kawasan Blok M dan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dari gangguan pelanggar ketertiban umum.

Diketahui, Gubernur Jakarta Pramono Anung meresmikan revitalisasi kawasan Blok M dengan nama baru Blok M Hub pada Sabtu (24/5/2025).

Transformasi yag mengusung tema ‘Energetic Spaces, Connecting Lives’ mendorong Jakarta menjadi lebih inklusif dan modern sekaligus menjadikan Blok M sebagai salah satu sentra ASEAN.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel dan WJS Gelar Lomba Mancing Piala Walikota Cup IV, Total Ikan 570 Kilogram

“Kami mendirikan posko tiga pilar di pintu masuk Terminal Blok M dekat Taman Literasi,” kata Kepala Satpol PP Jaksel Nanto Dwi Subekti saat ditemui awak media di Kantor Wali Kota Jaksel, Rabu (28/5/2025).

Nanto mengatakan, pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum seiring langkah Gubernur Jakarta Pramono Anung yang telah meresmikan Blok M sebagai kawasan Transit-Oriented Development (TOD).

Baca Juga :  Pramono Ungkap Alasan Lantik 59 Pejabat yang Naik Angkutan Umum

Nanto menjelaskan, para personel dari tiga pilar melakukan pengamanan dan memelihara ketertiban secara aktif dengan memutari kawasan Blok M Hub.

Penjagaan difokuskan mencegah pedagang kaki lima dan parkir liar mengokupasi trotoar dan Taman Literasi.

“Piket 10 anggota setiap hari berjaga hingga pukul 23.00 WIB,” ujar Nanto.

Ia menegaskan, pihaknya tidak segan melakukan penindakan dan sanksi terhadap pelanggaran ketertiban umum.

Baca Juga :  Percepat Program STBM, Pemkot Jaktim Sisir Jamban Helikopter di Bantaran Kali Baru

Terlebih pedagang kaki lima yang nekat berjualan di ruang publik kawasan Blok M.

“Dalam rangka program 100 hari kerja Gubernur, mari kita jadikan ruang publik yang nyaman dengan aksesibilitas bagi pejalan kaki agar Jakarta menjadi lebih inklusif dan modern,” tandas Nanto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...