Sabtu, Oktober 3, 2026

Pramono Siapkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Sekolah Rusak, Empat Gedung Ini Diprioritaskan

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan anggaran sekitar Rp249 miliar untuk mempercepat penanganan empat gedung sekolah dengan kondisi paling kritis tahun ini.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk pekerjaan konstruksi, jasa konsultansi, hingga kebutuhan sewa angkut dan gudang selama proses rehabilitasi.

Hal itu disampaikan Pramono saat meninjau kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, yang menjadi salah satu sekolah dengan tingkat kerusakan paling parah dan membutuhkan rehabilitasi total.

Selain SDN Kebayoran Lama Selatan 09, tiga lokasi lain yang masuk prioritas penanganan yakni SDN Kebayoran Lama Selatan 11, SMAN 102 Jakarta, SDN Cempaka Putih Barat 03, serta SDN Papanggo 01 bersama TK Negeri Papanggo 01.

Baca Juga :  Tekan Polusi, Pramono dan Wali Kota Jaktim Tanam Pohon di Kawasan Industri Cakung 

“Total anggaran adalah kurang lebih Rp249 miliar. Empat sekolah ini yang kita akan mulai pembangunannya,” kata Pramono, Jumat (24/7/2026).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI Jakarta, lanjut Pramono, terdapat 22 sekolah yang telah memperoleh rekomendasi teknis untuk direhabilitasi total.

Dari jumlah tersebut, tujuh sekolah telah mendapatkan alokasi pendanaan melalui APBD 2026–2027.

Baca Juga :  Pramono Temukan Pelanggaran Harga Sewa Kios yang Viral Mencekik Pedagang Blok M

Namun, empat sekolah dengan tingkat kerusakan paling berat akan dipercepat penanganannya pada tahun ini.

“Untuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11, dengan skema regrouping atau penggabungan lokasi sekolah. Kebutuhan anggarannya sekitar Rp48,15 miliar,” kata dia.

Dia mengatakan, pembangunan sekolah akan mengoptimalkan pendanaan melalui APBD Perubahan serta sumber pendanaan non-APBD.

Pramono menegaskan pembangunan sekolah juga harus dikerjakan oleh pihak yang memiliki kompetensi dan rekam jejak yang baik.

Baca Juga :  InaCO Dorong Kejaksaan Usut Pengadaan Mesin Jahit di Jakarta Selatan

Menurutnya, kualitas bangunan tidak boleh dikompromikan karena berkaitan langsung dengan keselamatan peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah.

“Saya minta betul dalam hal ini yang diputuskan, ditunjuk untuk membangun orang yang memang profesional untuk itu,” kata Pramono.

Ia menegaskan tidak ingin proses pembangunan yang telah diupayakan dengan susah payah justru menghasilkan bangunan yang tidak dikerjakan secara maksimal.

“Karena saya tidak mau pembangunan yang diupayakan tidak gampang ini kemudian misalnya tidak dikerjakan secara sungguh-sungguh,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...