Sabtu, Juli 25, 2026

Pramono Siapkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Sekolah Rusak, Empat Gedung Ini Diprioritaskan

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan anggaran sekitar Rp249 miliar untuk mempercepat penanganan empat gedung sekolah dengan kondisi paling kritis tahun ini.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk pekerjaan konstruksi, jasa konsultansi, hingga kebutuhan sewa angkut dan gudang selama proses rehabilitasi.

Hal itu disampaikan Pramono saat meninjau kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, yang menjadi salah satu sekolah dengan tingkat kerusakan paling parah dan membutuhkan rehabilitasi total.

Selain SDN Kebayoran Lama Selatan 09, tiga lokasi lain yang masuk prioritas penanganan yakni SDN Kebayoran Lama Selatan 11, SMAN 102 Jakarta, SDN Cempaka Putih Barat 03, serta SDN Papanggo 01 bersama TK Negeri Papanggo 01.

Baca Juga :  Kerugian Membengkak, Pramono Minta Menteri PUPR Bantu Biaya Perbaikan Fasum Rusak

“Total anggaran adalah kurang lebih Rp249 miliar. Empat sekolah ini yang kita akan mulai pembangunannya,” kata Pramono, Jumat (24/7/2026).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI Jakarta, lanjut Pramono, terdapat 22 sekolah yang telah memperoleh rekomendasi teknis untuk direhabilitasi total.

Dari jumlah tersebut, tujuh sekolah telah mendapatkan alokasi pendanaan melalui APBD 2026–2027.

Baca Juga :  Tekan Polusi, Pramono dan Wali Kota Jaktim Tanam Pohon di Kawasan Industri Cakung 

Namun, empat sekolah dengan tingkat kerusakan paling berat akan dipercepat penanganannya pada tahun ini.

“Untuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11, dengan skema regrouping atau penggabungan lokasi sekolah. Kebutuhan anggarannya sekitar Rp48,15 miliar,” kata dia.

Dia mengatakan, pembangunan sekolah akan mengoptimalkan pendanaan melalui APBD Perubahan serta sumber pendanaan non-APBD.

Pramono menegaskan pembangunan sekolah juga harus dikerjakan oleh pihak yang memiliki kompetensi dan rekam jejak yang baik.

Baca Juga :  Irjen Karyoto Siap Emban Amanah jadi Kapolda Metro Jaya

Menurutnya, kualitas bangunan tidak boleh dikompromikan karena berkaitan langsung dengan keselamatan peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah.

“Saya minta betul dalam hal ini yang diputuskan, ditunjuk untuk membangun orang yang memang profesional untuk itu,” kata Pramono.

Ia menegaskan tidak ingin proses pembangunan yang telah diupayakan dengan susah payah justru menghasilkan bangunan yang tidak dikerjakan secara maksimal.

“Karena saya tidak mau pembangunan yang diupayakan tidak gampang ini kemudian misalnya tidak dikerjakan secara sungguh-sungguh,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

MA Kabulkan Kasasi Advokat Noverizky dalam Perkara Melawan Kedubes Arab Saudi

Aliansi.co, Jakarta- Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan advokat Noverizky Tri Putra dalam perkara perdata melawan Kedutaan Besar Arab Saudi terkait sengketa...

Viral Pengacara Muda Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen, Polisi Ungkap Kronologi

Aliansi.co,Jakarta- Kabar meninggalnya pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rocky ditemukan tewas usai diduga terjatuh dari...

Terungkap Kadar Emas 74 Kg yang Disita Polisi dari Rumah Eks Jampidsus, Valas Bagaimana?

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap hasil pemeriksaan terhadap barang bukti yang disita dalam kasus dugaan korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), hingga suap perkara...

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...