Sabtu, Juli 25, 2026

Pramono Temukan Pelanggaran Harga Sewa Kios yang Viral Mencekik Pedagang Blok M

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan telah mengambil langkah tegas soal polemik mahalnya harga sewa kios yang dikeluhkan para pedagang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Pramono memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan koperasi yang selama ini mengelola sebagian area perdagangan di Blok M.

“Saya minta untuk kerja sama yang dilanggar oleh koperasi, kalau mereka tidak memenuhi apa yang menjadi kesepakatan, maka saya minta untuk dipostpone, kerja samanya dihentikan saja,” kata Pramono dalam keterangan persnya, dikutip Kamis (4/9/2025).

Baca Juga :  Tekan Polusi, Pramono dan Wali Kota Jaktim Tanam Pohon di Kawasan Industri Cakung 

Pramono menyarankan kepada para pedagang untuk membuka usaha di Blok M Hub, area baru yang dikelola langsung oleh PT MRT Jakarta (Perseroda).

Pramono menegaskan, pedagang yang bersedia pindah di area baru tersebut, dibebaskan dari biaya sewa kios selama dua bulan.

“Kalau mereka mau menggunakan tempat ini (Blok M Hub), maka nanti selama dua bulan kami berikan kebebasan, free, gratis, supaya mereka mau pindah ke tempat ini. Tempat ini jauh lebih bagus sebenarnya, lebih nyaman, ada AC-nya, dan fasilitasnya juga bagus,” jelasnya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Jaksel Tekankan Transparansi dan Demokratis dalam Forum Pemilihan Pengurus Karang Taruna

Ia juga mengingatkan agar pedagang tetap menjaga lingkungan usaha yang tertib dan aman.

Ke depannya, pengelolaan penuh kawasan Blok M Hub akan dilakukan oleh PT MRT Jakarta (Perseroda), tanpa keterlibatan pihak koperasi.

“Karena saya tahu, Blok M ini sekarang menjadi hub baru bagi Jakarta. Saya tidak mau ini berkepanjangan. Ini harus segera diselesaikan,” tutup Gubernur Pramono.

Baca Juga :  Terbaik se-DKI, Jakarta Selatan Jadi Lokasi Perdana Gerakan Linmas Reborn

Polemik ini bermula dari keluhan pedagang terkait melonjaknya biaya sewa kios yang dikenakan oleh koperasi.

Harga sewa kios yang mencekik pedagang sempat viral di media sosial.

Padahal, sebelumnya telah disepakati bahwa sewa kios UMKM di Blok M ditetapkan sebesar Rp300.000 per bulan, sesuai hasil audiensi PT MRT Jakarta dengan perwakilan koperasi, dua fraksi DPRD DKI, serta Badan Pembinaan BUMD (BP BUMD).

Namun dalam praktiknya, harga sewa mengalami kenaikan hingga Rp 1,8 juta.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

MA Kabulkan Kasasi Advokat Noverizky dalam Perkara Melawan Kedubes Arab Saudi

Aliansi.co, Jakarta- Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan advokat Noverizky Tri Putra dalam perkara perdata melawan Kedutaan Besar Arab Saudi terkait sengketa...

Viral Pengacara Muda Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen, Polisi Ungkap Kronologi

Aliansi.co,Jakarta- Kabar meninggalnya pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rocky ditemukan tewas usai diduga terjatuh dari...

Terungkap Kadar Emas 74 Kg yang Disita Polisi dari Rumah Eks Jampidsus, Valas Bagaimana?

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap hasil pemeriksaan terhadap barang bukti yang disita dalam kasus dugaan korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), hingga suap perkara...

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...