Kamis, Juli 16, 2026

Pemkot Jaksel Siapkan Kendaraan untuk Relokasi Pedagang Jalan Barito ke Lenteng Agung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung proses relokasi para pedagang di kawasan Lokasi Sementara (Loksem) Jalan Barito, Kebayoran Baru.

Langkah ini dilakukan dalam rangka penataan kawasan taman di sekitar lokasi tersebut.

Relokasi dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 3 Agustus 2025, dengan lokasi relokasi sementara di Kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pemkot Jakarta Selatan juga menyiapkan kendaraan operasional Satpol PP untuk membantu pengangkutan barang-barang para pedagang ke lokasi relokasi.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan penuh agar proses relokasi berjalan lancar, termasuk dengan menyediakan armada pengangkut barang.

“Penataan kawasan ini akan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan dialogis dan kolaboratif agar tidak mematikan sumber penghidupan warga,” ujar Anwar, Sabtu (2/8/2025).

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Dorong Pelaksanaan Lomba Kelurahan Tingkat Kota Serius dan Tidak Main-main

Ia menambahkan, proses relokasi akan melibatkan unsur kelurahan, kecamatan, Satpol PP Jakarta Selatan, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM).

“Kami juga akan membantu pemindahan barang pedagang sesuai permintaan, dan melibatkan unsur kelurahan, kecamatan, Satpol PP, serta Dinas PPKUKM dalam prosesnya, termasuk penggunaan kendaraan Satpol PP,” jelasnya.

Anwar mengungkapkan sejumlah pedagang telah melakukan relokasi secara mandiri ke lokasi usaha masing-masing.

“Jika lokasi ini sudah benar-benar kosong, kewenangannya sepenuhnya akan berada di tangan Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta untuk ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike turut memberikan pernyataan terkait relokasi pedagang Jalan Barito.

Menurutnya, proses yang sedang berlangsung sudah mengarah pada solusi konkret, khususnya bagi para pedagang burung yang selama ini menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Baca Juga :  Tiba-tiba Disuruh Pulang, Karyawan Ceritakan Detik-detik Penggeledahan Kasus Korupsi di Cipete

“Kami yakin Pemprov DKI akan mencarikan tempat terbaik bagi para pedagang,” ujar Yuke.

Yuke menjelaskan bahwa para pedagang yang akan direlokasi terdiri dari beberapa kelompok, yakni pedagang buah, kuliner, serta burung dan pakan hewan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, katanya, telah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi baik untuk relokasi sementara maupun permanen.

“Khusus untuk pedagang burung dan pakan hewan, sementara akan dipindahkan ke kawasan Lenteng Agung karena lokasi permanennya masih dalam tahap perencanaan dan akan dibangun kemudian,” jelasnya.

Sementara itu, pedagang buah dan kuliner akan diarahkan ke lokasi yang dinilai lebih cocok dan memungkinkan dijadikan tempat usaha permanen.

Baca Juga :  Segera Diresmikan Gubernur Pramono, Wali Kota Cek Kesiapan Embung Lapangan Merah 

Yuke menambahkan bahwa sosialisasi terkait rencana relokasi telah dilakukan sejak lama, namun masih membutuhkan pendekatan komunikasi yang lebih intensif agar para pedagang merasa yakin.

“Butuh penjelasan yang tuntas agar para pedagang merasa tenang. Koordinasi terus dilakukan antara Pemprov, DPRD, dan para pedagang agar semua pihak tahu kapan harus pindah, kapan pembangunan dimulai, dan kapan selesai,” katanya.

Dia mengatakan lahan relokasi di Lenteng Agung nantinya juga akan difungsikan sebagai lokasi kantor operasional Damkar dan Satpol PP Kecamatan Jagakarsa.

“Nanti akan dipetakan, siapa saja yang akan pindah ke pasar mana secara sementara, sambil menunggu lokasi permanen selesai dibangun,” tandas Yuke.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...