Jumat, April 3, 2026

Dirut Pertamina Akui Dihujat Masyarakat Buntut Korupsi Tata Kelola Minyak dan Pertamax Oplosan Diungkap Kejagung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengaku banyak mendapat hujatan dari masyarakat usai membagikan nomor pribadinya sebagai kontak layanan pengaduan.

Hujatan itu berkaitan dengan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan Pertamax oplosan yang diungkap Kejaksaan Agung (Kejagung) baru-baru ini.

“Saya mengakui jujur banyak mendapat hujatan, saya terima sebagai bagian dari perbaikan kita,” kata Simon saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Komplek Senayan Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Baca Juga :  Hakul Yakin Pertamax Oplosan Tak Beredar Lagi, Jaksa Agung: Bukan Iklan, Insya Allah 

Simon menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola Pertamina menjadi lebih baik dan menghadirkan bahan bakar minyak (BBM) dengan kualitas yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Dia menyebut Pertamina juga telah melakukan langkah responsif dalam menangani kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina.

Dirinya juga telah meminta jajarannya agar bekerja lebih keras dan transparan untuk memberikan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Di Forum IPEF, Jokowi Bicara Prinsip Kerja Sama Saling Menguntungkan

“Saya juga memberikan semangat memberikan jaminan kepada rakyat Indonesia bahwa di dalam Pertamina pun masih banyak sosok-sosok yang Merah Putih yang tentunya mau berjuang untuk kebaikan dan kemajuan Pertamina,” ujarnya.

Satu sisi, Simon juga mengaku banyak mendapatkan laporan terkait praktik nakal di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang disampaikan masyarakat ke nomor pribadinya.

Baca Juga :  Prabowo-Gibran hingga Teddy Rapat Terbatas di Istana, Ternyata Bahas Rencana Ini

“Banyak juga mendapat apresiasi, banyak juga mendapat dukungan dan banyak juga laporan-laporan yang masuk terhadap beberapa praktik-praktik SPBU yang nakal,” katanya.

Simon menyatakan akan menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat dengan menggandeng aparat penegak hukum (APH).

Ia berjanji akan turun langsung menindak SPBU nakal yang telah merugikan masyarakat.

“Kami akan membenahi diri, kami akan memperbaiki diri,” kata Simon.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...