Sabtu, Juli 4, 2026

Dirut Pertamina Akui Dihujat Masyarakat Buntut Korupsi Tata Kelola Minyak dan Pertamax Oplosan Diungkap Kejagung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengaku banyak mendapat hujatan dari masyarakat usai membagikan nomor pribadinya sebagai kontak layanan pengaduan.

Hujatan itu berkaitan dengan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan Pertamax oplosan yang diungkap Kejaksaan Agung (Kejagung) baru-baru ini.

“Saya mengakui jujur banyak mendapat hujatan, saya terima sebagai bagian dari perbaikan kita,” kata Simon saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Komplek Senayan Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Baca Juga :  Jasa Raharja Siapkan Santunan Korban Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Desa Wisata Guci, Segini Nominalnya

Simon menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola Pertamina menjadi lebih baik dan menghadirkan bahan bakar minyak (BBM) dengan kualitas yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Dia menyebut Pertamina juga telah melakukan langkah responsif dalam menangani kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina.

Dirinya juga telah meminta jajarannya agar bekerja lebih keras dan transparan untuk memberikan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  One Way Arus Balik Lebaran Dihentikan, Lalin Tol Kalikangkung-Cipali Kembali Normal

“Saya juga memberikan semangat memberikan jaminan kepada rakyat Indonesia bahwa di dalam Pertamina pun masih banyak sosok-sosok yang Merah Putih yang tentunya mau berjuang untuk kebaikan dan kemajuan Pertamina,” ujarnya.

Satu sisi, Simon juga mengaku banyak mendapatkan laporan terkait praktik nakal di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang disampaikan masyarakat ke nomor pribadinya.

Baca Juga :  Usai OTT di Kuansing, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin

“Banyak juga mendapat apresiasi, banyak juga mendapat dukungan dan banyak juga laporan-laporan yang masuk terhadap beberapa praktik-praktik SPBU yang nakal,” katanya.

Simon menyatakan akan menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat dengan menggandeng aparat penegak hukum (APH).

Ia berjanji akan turun langsung menindak SPBU nakal yang telah merugikan masyarakat.

“Kami akan membenahi diri, kami akan memperbaiki diri,” kata Simon.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...