Rabu, Agustus 19, 2026

Dirut Pertamina Akui Dihujat Masyarakat Buntut Korupsi Tata Kelola Minyak dan Pertamax Oplosan Diungkap Kejagung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengaku banyak mendapat hujatan dari masyarakat usai membagikan nomor pribadinya sebagai kontak layanan pengaduan.

Hujatan itu berkaitan dengan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan Pertamax oplosan yang diungkap Kejaksaan Agung (Kejagung) baru-baru ini.

“Saya mengakui jujur banyak mendapat hujatan, saya terima sebagai bagian dari perbaikan kita,” kata Simon saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Komplek Senayan Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Baca Juga :  Hakul Yakin Pertamax Oplosan Tak Beredar Lagi, Jaksa Agung: Bukan Iklan, Insya Allah 

Simon menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola Pertamina menjadi lebih baik dan menghadirkan bahan bakar minyak (BBM) dengan kualitas yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Dia menyebut Pertamina juga telah melakukan langkah responsif dalam menangani kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina.

Dirinya juga telah meminta jajarannya agar bekerja lebih keras dan transparan untuk memberikan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Noverizky Minta Dubes Arab Saudi Hadir pada Sidang Mediasi di PN Jaksel

“Saya juga memberikan semangat memberikan jaminan kepada rakyat Indonesia bahwa di dalam Pertamina pun masih banyak sosok-sosok yang Merah Putih yang tentunya mau berjuang untuk kebaikan dan kemajuan Pertamina,” ujarnya.

Satu sisi, Simon juga mengaku banyak mendapatkan laporan terkait praktik nakal di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang disampaikan masyarakat ke nomor pribadinya.

Baca Juga :  Prabowo Terima Menteri Perang Amerika di Istana, Ini yang Dibahas

“Banyak juga mendapat apresiasi, banyak juga mendapat dukungan dan banyak juga laporan-laporan yang masuk terhadap beberapa praktik-praktik SPBU yang nakal,” katanya.

Simon menyatakan akan menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat dengan menggandeng aparat penegak hukum (APH).

Ia berjanji akan turun langsung menindak SPBU nakal yang telah merugikan masyarakat.

“Kami akan membenahi diri, kami akan memperbaiki diri,” kata Simon.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...