Senin, Juni 1, 2026

Ungkap Ada Ordal Terlibat, Pramono Laporkan Kasus Gangguan Bank DKI ke Bareskrim Polri

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur Jakarta Pramono Anung memutuskan memecat Direktur IT Bank DKI, Amirul Wicaksono imbas gangguan layanan transaksi sejak akhir Maret 2025 lalu.

Pramono juga melaporkan permasalahan ini ke Bareskrim Polri untuk mengungkap adanya keterlibatan orang dalam (ordal) dalam kasus gangguan layanan Bank DKI.

“Saya putuskan pembebastugasan Direktur IT-nya segera dilakukan dan harus dilakukan sekarang,” ujar Pramono dalam rapat terbatas bersama jajaran Direksi Bank DKI di Balai Kota Jakarta, dikutip dari akun Instagram @pramonoanungw, Rabu (9/4/2025).

Baca Juga :  Disinggung KPK, Pramono Catat Kasus Korupsi Lama di Pemprov DKI Jakarta, Apa Saja? 

“Laporkan ke Bareskrim, proses hukum. Karena ini sudah keterlaluan. Enggak mungkin enggak melibatkan orang dalam, enggak mungkin,” sambungnya.

Pramono menyatakan, tidak ada pejabat di lingkungan Pemprov DKI maupun BUMD yang kebal hukum.

Ia pun menegaskan akan mengambil tindakan tegas bagi pihak yang mencoba mencampuri penyelesaian masalah ini.

“Siapa pun yang ikut campur, saya akan ambil tindakan. Kenapa ini dilakukan? Untuk membangun trust kepada publik, bahwa publik ini tidak ada yang terganggu,” ucap Pramono.

Baca Juga :  Masuk Musim Hujan, Heru Budi Akhiri WFH 50 Persen ASN DKI

Ia mengingatkan bahwa gangguan layanan Bank DKI telah terjadi sebanyak tiga kali.

Menurutnya, hal ini tidak boleh terulang karena bisa mengancam kepercayaan masyarakat terhadap bank milik daerah itu.

“Enggak boleh lagi ada kejadian keempat. Kalau bisa, Bank DKI ini IPO. Enggak mungkin diselesaikan satu setengah tahun, maksimal enam bulan,” ujarnya.

Sebelumnya, gangguan aplikasi JakOne Mobile Bank DKI telah dikeluhkan nasabah sejak 30 Maret 2025, atau malam sebelum Hari Raya Idulfitri.

Baca Juga :  Pelempar Batu Bus TransJakarta Ditangkap, Ternyata Sempat Adu Mulut dengan Sopir

Namun, Pramono memastikan dana nasabah tetap aman.

“Kami memberikan jaminan kepada nasabah Bank DKI di mana pun, di cabang mana pun, bahwa dananya dijamin oleh Bank DKI,” kata Pramono menjelaskan.

Sementara itu, Direktur Utama Bank DKI, Agus Widodo menjelaskan kepada wartawan, bahwa gangguan terjadi akibat sistem pemeliharaan otomatis yang seharusnya tidak berjalan saat lebaran.

Hal ini menyebabkan transfer antarbank dan pembayaran QRIS terganggu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...