Kamis, April 16, 2026

Gawat, WHO Temukan 15 Persen ASN DKI Jakarta Terindikasi Mengidap Kesehatan Mental

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Sebanyak 15,03 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terindikasi mengidap masalah kesehatan mental.

Temuan ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati, berdasarkan hasil skrining menggunakan alat Self-Reporting Questionnaire (SRQ-29) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Sekitar 15,03 persen ASN terindikasi memiliki potensi masalah kesehatan mental, mulai dari gejala emosional ringan hingga gangguan tidur,” kata Ani Ruspitawati di Jakarta, dikutip Senin (21/7/2025).

“Meski belum merupakan diagnosis medis, hasil ini menjadi sinyal penting perlunya konsultasi lebih lanjut dengan tenaga profesional,” lanjutnya.

Baca Juga :  Cerita Pria Berbobot 200 Kg asal Tangerang Jadi Sopir Bus AKAP dan Ojek Pangkalan

Dia mengatakan, hasil pemeriksaan menggunakan alat SRQ dari WHO sebagai bagian dari program kesehatan ASN tahun 2024.

Ia menyebut hasil ini menunjukkan pentingnya peningkatan deteksi dini terhadap masalah psikologis di kalangan ASN.

“Program ini dirancang untuk menurunkan risiko penyakit tidak menular sekaligus mendorong deteksi dini masalah psikologis yang sering kali tidak disadari,” ujarnya.

Dikatakan, program skrining kesehatan yang dilakukan terhadap 9.936 ASN mencakup pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT), tekanan darah, kebugaran jasmani, kadar gula darah sewaktu, dan evaluasi kondisi kesehatan mental.

Baca Juga :  Ditawari Belanja Online, Siswa SMP di Jaksel Dicabuli Pejabat, Keluarga Lapor Polisi

Dari hasil tersebut, ditemukan 62,09 persen ASN mengalami obesitas, dengan rincian 40,03 persen masuk dalam kategori Obesitas I dan 22,06 persen dalam kategori Obesitas II, sesuai klasifikasi WHO untuk Asia Pasifik.

“Skrining ini bersifat promotif dan preventif. Tujuannya adalah mendeteksi risiko kesehatan sejak dini agar intervensi bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” jelas Ani.

Tak hanya itu, kata Ani, hasil pengukuran kebugaran melalui Rockport Walk Test juga menunjukkan hanya 9,6 persen ASN yang masuk kategori “baik” atau “baik sekali”.

Baca Juga :  Wanita di Depok Diteror Orderan Gofood Fiktif hingga Rp 1 Juta, Berawal Kenalan Cowok di TikTok

Dia mengungkapkan mayoritas ASN berada pada kategori “cukup” hingga “kurang”, yang menunjukkan minimnya aktivitas fisik di lingkungan kerja.

Untuk mengatasi kondisi ini, lanjut Ani, Pemprov DKI mengembangkan berbagai program preventif dan promotif, salah satunya adalah program Jakarta BERJAGA (Bergerak, Bekerja, Berolahraga, dan Bahagia).

“Program ini mengajak ASN dan masyarakat umum untuk berjalan kaki minimal 7.500 langkah per hari selama 21 hari berturut-turut. Ini sebagai bentuk kampanye gaya hidup aktif,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...