Rabu, Agustus 19, 2026

Habis Beli Alphard, Anggota DPRD Muara Enim dan Putranya Terjaring OTT

WIB

Aliansi.co, Sumsel- Seorang anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, berinisial KT, ditangkap penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan dalam operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (18/2/2026).

KT diamankan bersama putranya, RA, terkait dugaan penerimaan uang suap proyek senilai Rp 7 miliar dari seorang pengusaha.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, mengatakan uang tersebut diduga merupakan bagian dari proyek Pengembangan Jaringan Irigasi Ataran Air Lemutu di Kecamatan Tanjung Agung yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muara Enim.

Baca Juga :  Aparat Gabungan Sergap Puluhan Anggota KKB di Kabupaten Puncak, Satu Orang Dilumpuhkan

“Penangkapan terhadap KT dan anaknya RA terkait dengan adanya penerimaan sejumlah uang sekitar Rp 1,6 miliar yang diperoleh dari seorang pengusaha terkait pencairan uang muka untuk kegiatan Pengembangan Jaringan Irigasi Ataran Air Lemutu Kecamatan Tanjung Agung,” ujar Vanny dalam keterangannya, dikutip Kamis (19/2/2026).

Menurut Vanny, uang Rp 1,6 miliar tersebut merupakan uang muka dari nilai total proyek yang mencapai Rp 7 miliar.

“Uang Rp 1,6 miliar itu merupakan uang muka dari nilai proyek sebesar Rp 7 miliar,” kata Vanny.

Baca Juga :  Viral Orasi Berapi-api Bupati Tasikmalaya 'Bersatu Bantu Israel' 

Selain menangkap KT dan RA, penyidik juga melakukan penggeledahan di tiga lokasi berbeda.

Penggeledahan dilakukan di rumah KT yang berada di Perumahan Hunian Sederhana Greencity Blok Q5 dan Q6, Desa Muara Lawai, serta di rumah seorang saksi berinisial MH di Jalan Pramuka 4, Kelurahan Pasar II, Muara Enim.

Dari hasil penggeledahan, penyidik menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu unit mobil mewah yang diduga dibeli menggunakan uang hasil suap.

Baca Juga :  Begini Kondisi Terkini Bayi Positif Narkoba usai Meminum Air Bekas Bong Sabu

“Penyidik menyita satu unit mobil Toyota Alphard warna putih bernomor polisi B-2451-KYR, sejumlah dokumen, handphone, serta surat-surat yang dianggap berkaitan dengan perkara,” ungkap Vanny.

Mobil Toyota Alphard tersebut diduga baru saja dibeli menggunakan sebagian dana Rp 1,6 miliar yang diterima KT dan RA.

Penyidik masih mendalami aliran dana serta peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut.

“Penyidik Kejati Sumsel juga tengah mengumpulkan alat bukti tambahan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...