Kamis, April 16, 2026

Habiskan Anggaran Rp 62 Miliar, Rano Ingin Waduk Kebagusan Optimal Cegah Banjir

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan pentingnya optimalisasi fungsi Waduk atau Embung Kebagusan yang dibangun dengan anggaran Rp 62 miliar agar benar-benar mampu mencegah banjir, khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

Penegasan itu disampaikan Rano saat meninjau langsung pembangunan Waduk Kebagusan di Jalan Baung, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

“Dengan anggaran yang tidak kecil, tentu kami ingin Waduk Kebagusan ini berfungsi optimal dalam pengendalian banjir. Ini menjadi salah satu upaya nyata Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi risiko genangan dan banjir di Jakarta Selatan,” ujar Rano di lokasi.

Rano menjelaskan, Waduk Kebagusan memiliki peran strategis dalam sistem aliran Saluran Penghubung Joe yang terintegrasi dengan Sistem Kali Mampang–Krukut.

Baca Juga :  Dua Kecamatan di Jaksel Tak Punya Tempat Penghitungan Suara, DPRD: Ini Harus Ada Solusi

Melalui sistem tersebut, waduk diharapkan mampu menahan dan mereduksi debit air saat curah hujan tinggi.

“Dengan adanya waduk atau embung ini, debit banjir dapat direduksi hingga sekitar 2,3 persen. Sebelumnya debit air mencapai 30,07 meter kubik per detik dan setelah waduk beroperasi diperkirakan turun menjadi 29,38 meter kubik per detik,” jelasnya.

Menurut Rano, waduk ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 2 hektare dengan pembagian fungsi yang terencana.

Area biru seluas 0,8 hektare difungsikan sebagai tampungan air, area hijau 0,7 hektare, serta fasilitas penunjang seluas 0,5 hektare.

“Konsep pembangunan waduk ini tidak hanya fokus pada fungsi teknis pengendalian banjir, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat. Kami ingin kawasan ini tertata, hijau, dan bermanfaat dalam jangka panjang,” tuturnya.

Baca Juga :  DPR Temukan Anggaran Janggal Pengadaan Kendaraan Listrik Kementerian Perindustrian

Selain berfungsi sebagai kolam tampungan air, Waduk Kebagusan juga dirancang sebagai ruang publik.

Sejumlah fasilitas seperti ruang terbuka hijau, lintasan joging, dan area olahraga disiapkan agar warga dapat memanfaatkan kawasan tersebut.

“Kami ingin waduk ini menjadi ruang bersama yang bisa dinikmati warga, bukan sekadar infrastruktur teknis. Masyarakat harus bisa merasakan langsung manfaat pembangunan ini,” kata Rano.

Rano menargetkan pembangunan Waduk atau Embung Kebagusan rampung pada Desember 2026.

Ia berharap keberadaan waduk ini dapat memberikan dampak signifikan dalam menekan risiko banjir sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Baca Juga :  ASN DKI Besok Mulai Ngantor, Dilarang Halalbihalal Lebaran

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus melanjutkan pembangunan waduk dan embung lainnya sebagai bagian dari strategi pengendalian banjir terpadu, termasuk di sepanjang Sungai Ciliwung.

“Alhamdulillah, masyarakat Jakarta menyambut baik berbagai rencana ini, baik normalisasi sungai maupun pembangunan embung, karena ini merupakan kepentingan bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menyampaikan, anggaran pembangunan Waduk atau Embung Kebagusan mencapai Rp 62 miliar.

“Secara keseluruhan, anggaran pengendalian banjir di Jakarta memang mencapai triliunan rupiah dan seluruhnya kami sampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” tandas Ika.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...