Kamis, Juli 16, 2026

Hubungkan Antar Kampung, Sudin Perumahan Jaksel Bangun 9 Jembatan Antik

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan masih terus melakukan penataan terhadap kampung kumuh di wilayahnya.

Penataan kampung kumuh salah satunya dengan membangun sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas warga.

Seperti diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sebanyak  90 RW yang dianggap kumuh di Jakarta Selatan

Karena itu, Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Selatan membangun 9 jembatan antar kampung (JAK) sebagai akses pejalan kaki.

Baca Juga :  Foto-foto Mantan Wali Kota Jakarta Selatan Hilang dari Lobi, Ada Apa?

Kepala Suku Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Jakarta Selatan Imam Bahri menerangkan pembangunan 9 JAK tersebut dilakukan pada semester akhir 2023 lalu.

Jembatan dibangun di 7 lokasi yang merupakan kawasan kategori RW kumuh.

Pembangunan 9 jembatan antik ini menelan anggaran Rp1 miliar.

“Pembangunan JAK kami lakukan di 7 lokasi kampung kumuh, ini usulan pengajuan Musrenbang tahun sebelumnya,” kata Imam Bahri saat dihubungi, Rabu (6/3/2024).

Menurut Imam, jembatan antik tersebut memiliki lebar antara 2-3 meter.

Baca Juga :  Terbaik se-DKI, Jakarta Selatan Jadi Lokasi Perdana Gerakan Linmas Reborn

Adapun bentangan jembatan menyesuaikan eksisting lebar badan kali.

Imam menambahkan, pembangunan dilakukan sebagai upaya mewujudkan aspirasi masyarakat, karena jembatan tersebut menghubungkan antar kampung yang merupakan jalan alternatif bagi masyarakat.

“Kami buat tidak besar, hanya untuk jalan orang, dan juga sepeda yang bisa melewati. Meski begitu manfaatnya sangat besar, karena menghubungkan beberapa titik seperti pasar, rumah warga, dan titik evakuasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadi Tersangka, Sopir Truk Biang Kerok Tabrakan Beruntun di GT Halim Utama Tak Ditahan, Ada Apa?

Salah seorang warga RT 12/RW 04, Kelurahan Bangka, Maya, menuturkan, pembangunan JAK sangat bermanfaat bagi dirinya dan juga warga sekitar.

Karena sebelumnya, hanya ada jembatan kayu yang digunakan, dan berpotensi membahayakan warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Jakarta Selatan yang telah membangun jembatan ini. Alhamdulillah tidak ada rasa takut lagi untuk lewat jembatan, karena sudah dibangun lebih bagus dan antik,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...