Rabu, Mei 20, 2026

IPAL Rusun Menara Samawa Tak Berfungsi, DPRD Desak Pemprov DKI Evaluasi Sarana Jaya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Anggota DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyoroti serius kondisi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Rumah Susun (Rusun) Menara Samawa, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang tidak beroperasi sebagaimana mestinya.

Temuan ini diperoleh Suhaimi saat menjalani agenda reses beberapa waktu lalu.

Menurut Suhaimi, warga menduga IPAL yang seharusnya bertugas menjernihkan limbah domestik, termasuk air mandi dan air kotor lainnya, tidak difungsikan.

Akibatnya limbah warga mencemari lingkungan karena dialirkan ke luar area rusun.

Baca Juga :  Babak Baru Polemik Parkir Blok M, Pemprov DKI Telusuri Dugaan Ilegal Pansus

“Limbah air mandi dan semacamnya dialirkan ke luar Menara Samawa,” ujar Suhaimi saat ditemui usai reses. “Bangunan IPAL-nya ada, terlihat lengkap dan siap pakai, tapi seluruh sistem dibiarkan mati tanpa pernah dijalankan,” kata Suhaimi dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (23/7/2027).

Warga bahkan menuding pengelola rusun, dalam hal ini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sarana Jaya, telah mengabaikan kewajiban dalam pengelolaan limbah.

Dugaan sementara, hal ini dilakukan demi penghematan biaya operasional.

“Masalah ini dianggap warga sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip sanitasi dan hak atas lingkungan hidup yang bersih,” tegas politisi PKS itu.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Jaksel Tekankan Transparansi dan Demokratis dalam Forum Pemilihan Pengurus Karang Taruna

Suhaimi menyebut, dampak dari ketidakberfungsian IPAL tersebut tidak hanya dirasakan oleh penghuni Rusun Menara Samawa, tetapi juga bisa menjalar ke masyarakat sekitar jika dibiarkan terus-menerus.

“Ini bukan masalah kecil. Ketika IPAL tidak berfungsi, artinya ada pencemaran lingkungan yang dibiarkan,” kata Suhaimi.

“Lama-lama, seluruh Pondok Kelapa bisa tercemar,” sambungnya.

Ia pun meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turun tangan secara langsung untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Baca Juga :  Angkat Pacul di Tengah Hujan, Wali Kota Jaktim Pimpin Aksi Bersih Eks TPS

“Saya meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perumahan untuk segera mengecek kondisi pengolahan limbah di sana. Jangan sampai ini terus berlarut,” ujarnya.

Tak hanya itu, Suhaimi juga mendesak Badan Pembina BUMD (BP BUMD) melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap Sarana Jaya sebagai pengelola.

“Saya juga akan meminta BP BUMD melakukan pembinaan ke Sarana Jaya. Jangan sampai warga jadi korban kelalaian pemerintah,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...