Selasa, Agustus 18, 2026

IPAL Rusun Menara Samawa Tak Berfungsi, DPRD Desak Pemprov DKI Evaluasi Sarana Jaya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Anggota DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyoroti serius kondisi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Rumah Susun (Rusun) Menara Samawa, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang tidak beroperasi sebagaimana mestinya.

Temuan ini diperoleh Suhaimi saat menjalani agenda reses beberapa waktu lalu.

Menurut Suhaimi, warga menduga IPAL yang seharusnya bertugas menjernihkan limbah domestik, termasuk air mandi dan air kotor lainnya, tidak difungsikan.

Akibatnya limbah warga mencemari lingkungan karena dialirkan ke luar area rusun.

Baca Juga :  Demi Keselamatan Pemudik, Dishub DKI Siapkan Petugas Ujir KIR Khusus Periksa Kelayakan Bus AKAP

“Limbah air mandi dan semacamnya dialirkan ke luar Menara Samawa,” ujar Suhaimi saat ditemui usai reses. “Bangunan IPAL-nya ada, terlihat lengkap dan siap pakai, tapi seluruh sistem dibiarkan mati tanpa pernah dijalankan,” kata Suhaimi dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (23/7/2027).

Warga bahkan menuding pengelola rusun, dalam hal ini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sarana Jaya, telah mengabaikan kewajiban dalam pengelolaan limbah.

Dugaan sementara, hal ini dilakukan demi penghematan biaya operasional.

“Masalah ini dianggap warga sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip sanitasi dan hak atas lingkungan hidup yang bersih,” tegas politisi PKS itu.

Baca Juga :  Tak Punya SLF, Lapangan Padel di Jakarta Dilarang Beroperasi

Suhaimi menyebut, dampak dari ketidakberfungsian IPAL tersebut tidak hanya dirasakan oleh penghuni Rusun Menara Samawa, tetapi juga bisa menjalar ke masyarakat sekitar jika dibiarkan terus-menerus.

“Ini bukan masalah kecil. Ketika IPAL tidak berfungsi, artinya ada pencemaran lingkungan yang dibiarkan,” kata Suhaimi.

“Lama-lama, seluruh Pondok Kelapa bisa tercemar,” sambungnya.

Ia pun meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turun tangan secara langsung untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Baca Juga :  Masuk Musim Hujan, Heru Budi Akhiri WFH 50 Persen ASN DKI

“Saya meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perumahan untuk segera mengecek kondisi pengolahan limbah di sana. Jangan sampai ini terus berlarut,” ujarnya.

Tak hanya itu, Suhaimi juga mendesak Badan Pembina BUMD (BP BUMD) melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap Sarana Jaya sebagai pengelola.

“Saya juga akan meminta BP BUMD melakukan pembinaan ke Sarana Jaya. Jangan sampai warga jadi korban kelalaian pemerintah,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...