Senin, Juni 1, 2026

Laga PSIS Semarang Vs PSS Sleman Sempat Ricuh, Begini Kronologisnya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kericuhan antara suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman mengguncang laga lanjutan BRI Liga 1 2023 pada Minggu (2/4/2023).

Kericuhan antara kedua kelompok suporter tersebut terjadi menjelang berakhirnya babak pertama.

Kronologi kericuhan tersebut dimulai dari saling adu yel-yel yang kemudian berkembang menjadi saling lempar.

Meskipun sempat reda, namun kericuhan kembali terjadi setelah suporter PSS Sleman berhasil menjebol pagar pembatas.

Kondisi semakin memburuk ketika suporter PSIS Semarang, yang tergabung dalam kelompok Snex, bahkan sampai turun dan keluar dari tribun utara untuk menyelamatkan diri.

Beberapa suporter mengalami luka-luka akibat kejadian ini dan mendapat pertolongan medis sebelum kemudian dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga :  Presiden FIFA Merasa Terhormat Terima Penghargaan Bintang Jasa dari Jokowi

Akibat kerusuhan ini, babak kedua sempat mundur dari waktu yang seharusnya.

Namun, pertandingan akhirnya dapat dilanjutkan dengan kedudukan akhir 5-2 untuk kemenangan PSIS Semarang.

Setelah pertandingan berakhir, suporter Brigata Curva Sud (BCS) PSS Sleman masih tertahan di Stadion Jatidiri untuk mencegah adanya tindakan yang lebih buruk.

Polisi berhasil mengamankan situasi dan menjaga keamanan para penonton yang lain.

Kejadian ini mengundang keprihatinan dari banyak pihak, termasuk penggemar sepak bola dan otoritas sepak bola nasional.

Baca Juga :  Flairene Bangga Kibarkan Bendera Merah Putih saat Acara Pembukaan SEA Games Kamboja 

Karo Ops Polda Jateng, Kombes Pol Basya Radyananda menyebutkan, kejadian antarsuporter PSIS dan PSS Sleman yang terjadi di Stadion Jatidiris, Semarang bukanlah kerusuhan.

Menurut Basya, kejadian itu hanya gesekan yang dikarenakan emosi sesaat dari kelompok tertentu.

Gesekan yang menimbulkan kerusuhan itu pun bisa ditertibkan setelah himbauan dilakukan oleh pihak keamanan pertandingan dan tidak sampai ada pihak yang diamankan oleh kepolisian.

“Masih bisa dihimbau mereka (suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman, red) untuk tertib,” ucap Basya dalam keterangannya, Minnggu (2/4/2023).

“Kemudian kami lokalisir. Tidak ada yang diamankan. Itu cuma emosi sesaat karena gol ada kata-kata yang membuat marah,” tambahnya.

Baca Juga :  FIFA Umumkan Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023

Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menegaskan, tidak ada kerusuhan seperti yang dituliskan di media.

Ungkapannya senada dengan Basya yang menegaskan itu hanya keributan dari luapan emosi sesaat.

“Situasi itu masih dapat dikendalikan dengan cara memberi himbauan dan mereka bisa tertib setelah itu kita melokalisir agar tidak berkembang dan itu pun bisa tertib,” bebernya.

“Saat ini biasa saja dan penonton pulang tertib,” jelasnya.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...