Kamis, Juli 16, 2026

Laga PSIS Semarang Vs PSS Sleman Sempat Ricuh, Begini Kronologisnya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kericuhan antara suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman mengguncang laga lanjutan BRI Liga 1 2023 pada Minggu (2/4/2023).

Kericuhan antara kedua kelompok suporter tersebut terjadi menjelang berakhirnya babak pertama.

Kronologi kericuhan tersebut dimulai dari saling adu yel-yel yang kemudian berkembang menjadi saling lempar.

Meskipun sempat reda, namun kericuhan kembali terjadi setelah suporter PSS Sleman berhasil menjebol pagar pembatas.

Kondisi semakin memburuk ketika suporter PSIS Semarang, yang tergabung dalam kelompok Snex, bahkan sampai turun dan keluar dari tribun utara untuk menyelamatkan diri.

Beberapa suporter mengalami luka-luka akibat kejadian ini dan mendapat pertolongan medis sebelum kemudian dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia, Cetak Sejarah Berkat Gol Joel Kojo

Akibat kerusuhan ini, babak kedua sempat mundur dari waktu yang seharusnya.

Namun, pertandingan akhirnya dapat dilanjutkan dengan kedudukan akhir 5-2 untuk kemenangan PSIS Semarang.

Setelah pertandingan berakhir, suporter Brigata Curva Sud (BCS) PSS Sleman masih tertahan di Stadion Jatidiri untuk mencegah adanya tindakan yang lebih buruk.

Polisi berhasil mengamankan situasi dan menjaga keamanan para penonton yang lain.

Kejadian ini mengundang keprihatinan dari banyak pihak, termasuk penggemar sepak bola dan otoritas sepak bola nasional.

Baca Juga :  Demi Tim Garuda, Sebelum Semifinal SEA Games 2023 Erick Thohir Jalani Acara Ini

Karo Ops Polda Jateng, Kombes Pol Basya Radyananda menyebutkan, kejadian antarsuporter PSIS dan PSS Sleman yang terjadi di Stadion Jatidiris, Semarang bukanlah kerusuhan.

Menurut Basya, kejadian itu hanya gesekan yang dikarenakan emosi sesaat dari kelompok tertentu.

Gesekan yang menimbulkan kerusuhan itu pun bisa ditertibkan setelah himbauan dilakukan oleh pihak keamanan pertandingan dan tidak sampai ada pihak yang diamankan oleh kepolisian.

“Masih bisa dihimbau mereka (suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman, red) untuk tertib,” ucap Basya dalam keterangannya, Minnggu (2/4/2023).

“Kemudian kami lokalisir. Tidak ada yang diamankan. Itu cuma emosi sesaat karena gol ada kata-kata yang membuat marah,” tambahnya.

Baca Juga :  Atlet Indonesia Sabet Medali Emas di Olimpiade Paris, Jokowi: Pasti Ada Bonus

Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menegaskan, tidak ada kerusuhan seperti yang dituliskan di media.

Ungkapannya senada dengan Basya yang menegaskan itu hanya keributan dari luapan emosi sesaat.

“Situasi itu masih dapat dikendalikan dengan cara memberi himbauan dan mereka bisa tertib setelah itu kita melokalisir agar tidak berkembang dan itu pun bisa tertib,” bebernya.

“Saat ini biasa saja dan penonton pulang tertib,” jelasnya.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...