Selasa, Mei 19, 2026

Marak Kebakaran, Pramono Perintahkan Dinas Citata Audit Perizinan Kelayakan Gedung di Jakarta

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengaudit dokumen perizinan kelayakan gedung-gedung di Jakarta menyusul maraknya peristiwa kebakaran yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Audit ini difokuskan pada bangunan bertingkat serta gedung yang mengalami perubahan fungsi dan penambahan struktur.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) serta sejumlah dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap kelengkapan perizinan dan standar keselamatan bangunan.

“Hal yang berkaitan dengan gedung-gedung, saya sudah memerintahkan dinas terkait, yakni Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan, kemudian Bina Marga, kemudian Dinas Perizinan, semuanya untuk memeriksa kembali,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta. dikutip Senin (15/12/2025).

Baca Juga :  Bahagianya Emak-emak UMKM Jalani Kurasi di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung

Menurut Pramono, audit kelayakan gedung ini merupakan langkah preventif agar kejadian kebakaran tidak kembali terulang.

Ia menilai banyak bangunan yang mengalami perubahan struktur, namun tidak disertai pengaturan keselamatan yang memadai.

“Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan supaya kejadian serupa tidak kembali terulang dan tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Pramono berharap, pemeriksaan ulang tersebut dapat memperketat pengawasan perizinan bangunan di Jakarta serta mencegah munculnya gedung-gedung bermasalah yang berpotensi mengancam keselamatan publik.

Baca Juga :  Tinggalkan Jakarta, Pramono Perjalanan Dinas Selama Tujuh Hari, Kemana?

Ia juga mencontohkan kasus kebakaran hebat yang terjadi di kawasan Jalan Suprapto, Jakarta Pusat.

Menurutnya, kebakaran tersebut terjadi pada bangunan yang mengalami penambahan struktur signifikan dari bangunan awal atau yang ia sebut sebagai “gedung yang tumbuh”.

“Jadi ada bangunan lama, tiba-tiba dibangun satu gedung yang tumbuh, yang berbeda dengan kiri-kanannya. Ketinggiannya enam tingkat,” ungkap Pramono.

Baca Juga :  BKD Sanksi Tegas ASN DKI yang Tak Masuk Kerja Usai Liburan

Namun, lanjut Pramono, penambahan bangunan tersebut tidak diiringi dengan pengaturan akses dan standar keselamatan yang layak.

Ia menyebut jalur naik dan turun di dalam gedung tidak tertata dengan baik dan justru dipenuhi benda-benda berisiko.

“Baik jalan ke atas maupun ke bawah tidak diatur. Bahkan di sepanjang jalan naik ke atas itu ditempatkan baterai untuk drone. Itulah yang menyebabkan kebakaran yang sangat dahsyat,” tegasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...