Selasa, Agustus 18, 2026

Menkes Buka Suara usai Kaitkan Ukuran Celana Cepat Menghadap Allah SWT

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjadi sorotoan publik usai mengaitkan ukuran celana seorang laki-laki dengan kematian.

Diketahui, Budi Ginadi sebelumnya mengatakan, bahwa laki-laki yang memakai celana jeans berukuran 33-34 akan lebih cepat menghadap Allah SWT.

Setelah blunder, Budi Gunadi Sadikin buru-buru mengklarifikasi pernyataannya.

Dia mengklaim, pernyataan tersebut merupakan sebuah analogi.

Baca Juga :  Pemerintah Kucurkan Rp268 Miliar untuk Penanganan Bencana, Mendagri Tito: Semua Sudah Diterima Daerah

Budi mengatakan, pernyataan itu memberikan analogi akan berbahayanya visceral fat atau lemak yang menumpuk di rongga perut dan mengelilingi organ penting yang disebabkan oleh makanan-makanan berlemak.

Dia menjelaskan, pernyatan yang disampaikan sebelumnya bertujuan menyerukan kepada masyarakat agar memperhatikan body mass index atau BMI yang ideal yakni di bawah 24.

Pesan tersebut mungkin sulit dipahami oleh masyarakat awam, sehingga dirinya memilih untuk menyederhanakannya dengan lingkar pinggang.

“Lebih gampang kalau lingkar perut laki-laki di bawah 90, lingkar perut wanita di bawah 80,” katanya.

Baca Juga :  Baper Tak Diajak Jokowi, Bahlil Sarankan Mensos Risma Bagi-bagi Bansos Sendiri

“Pokoknya laki-laki kalau beli celana jeans masih di atas 32-33. Ukurannya berapa celana jeans? 34-33. Sudah pasti obesitas. Itu menghadap Allah-nya lebih cepat dibandingkan dengan yang celana jeans-nya 32,” sambungnya.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...