Selasa, Mei 19, 2026

Merasa Dikhianati Anies, Demokrat Ungkit Ajakan ‘Menjemput Takdir’ AHY jadi Cawapres

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Partai Demokrat mengungkit ajakan ‘menjemput takdir’ yang disampaikan Anies Baswedan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pasangan Capres-Cawapres 2024-2029.

Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya usai Anies dianggap berkhianat yang menyetujui Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi pasangannya di Pilpres 2024.

Riefky mengungkapkan Anies mendadak mengajak AHY bertemu di sebuah rumah Jalan Lembang, Jakarta Pusat, pada 23 Januari 2023.

Riefky menganggap ajakan itu karena Anies yang diusung Nasdem sebagai Capres pada Oktober 2022, belum berhasil membentuk sebuah koalisi parpol yang memenuhi syarat Presidential Threshold 20 persen.

Baca Juga :  Kabar Duka, Arist Merdeka Sirait Berpulang, Akan Disemayamkan di Porsea

“Anies Baswedan mengajak Ketum AHY “menjemput takdir” sebagai pasangan Capres-Cawapres. Dengan kesepakatan Anies membawa Partai Nasdem, Ketum AHY membawa Partai Demokrat dan keduanya bekerjasama untuk mengajak PKS, ” kata Riefky dalam keterangan tertulisnya dikutip, Jumat (1/9/2023).

Peristiwa itu, kata Riefky, disaksikan oleh 4 orang dari tim 8 Koalisi Perubahan.

Adanya kesepakatan itu, lanjut Riefky, PKS akhirnya bergabung menjadi partai pendukung Anies.

Maka secara formal, kata dia, Koalisi Perubahan untuk Persatuan diresmikan 14 Februari 2023 dengan penandatanganan piagam koalisi oleh ketiga pimpinan parpol yakni Demokrat, NasDem dan PKS.

Salah satu poin kesepakatan piagam koalisi, lanjutnya, Anies diberikan mandat untuk menentukan Cawapresnya dengan kriteria yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Demokrat Sebut Penetapan Cak Imin sebagai Cawapres Anies Pengkhianatan Piagam Koalisi

Pada 12 Juni 2023, diungkapkan Riefky, Anies tiba-tiba menghubungi AHY dan meminta untuk menjadi cawapresnya.

“Anies mengatakan kepada Ketum AHY, saya ditelepon beberapa kali oleh Ibu saya dan guru spiritual saya, agar segera berpasangan dengan Capres-Cawapres Anies-AHY,” bebernya.

Selanjutnya, kata dia, sesuai mandat dalam piagam koalisi yang disepakati dan ditandatangani oleh ketiga ketua umum parpol pengusung, pada 14 Juni 2023 Anies memutuskan untuk memilih AHY sebagai Cawapresnya.

Anies pun menyampaikan keputusannya itu kepada para ketua umum parpol dan majelis tertinggi masing masing partai koalisi.

Baca Juga :  Mendagri Tito Pastikan Ormas Pengganggu Stabilitas Keamanan Harus Diproses Pidana

“Menurut Anies ketiga pimpinan parpol menerima putusan tersebut dan tidak ada penolakan,” sebut Teuku Riefky.

Menurutnya, adapun alasan Anies memilih AHY karena dianggap telah memenuhi seluruh syarat dan kriteria yang ditentukan dalam Piagam Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Selain itu, lanjut Riefky, Anies juga menilai AHY memiliki keberanian dan bersedia menempuh resiko untuk menjadi pendampingnya, meskipun partai Demokrat saat itu terancam diambil alih oleh KSP Moeldoko melalui PK di Mahkamah Agung.

“Anies melihat syarat keberanian itu sebagai syarat ke-0, yang tidak dimiliki oleh kandidat Cawapres lainnya. Pernyataan soal syarat ke-0 ini juga telah disampaikan kepada publik,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...