Sabtu, Juli 4, 2026

Merasa Dikhianati Anies, Demokrat Ungkit Ajakan ‘Menjemput Takdir’ AHY jadi Cawapres

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Partai Demokrat mengungkit ajakan ‘menjemput takdir’ yang disampaikan Anies Baswedan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pasangan Capres-Cawapres 2024-2029.

Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya usai Anies dianggap berkhianat yang menyetujui Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi pasangannya di Pilpres 2024.

Riefky mengungkapkan Anies mendadak mengajak AHY bertemu di sebuah rumah Jalan Lembang, Jakarta Pusat, pada 23 Januari 2023.

Riefky menganggap ajakan itu karena Anies yang diusung Nasdem sebagai Capres pada Oktober 2022, belum berhasil membentuk sebuah koalisi parpol yang memenuhi syarat Presidential Threshold 20 persen.

Baca Juga :  Ahok Ngaku Senang Diperiksa Terkait Korupsi Pertamina, Datang ke Kejagung Lebih Awal

“Anies Baswedan mengajak Ketum AHY “menjemput takdir” sebagai pasangan Capres-Cawapres. Dengan kesepakatan Anies membawa Partai Nasdem, Ketum AHY membawa Partai Demokrat dan keduanya bekerjasama untuk mengajak PKS, ” kata Riefky dalam keterangan tertulisnya dikutip, Jumat (1/9/2023).

Peristiwa itu, kata Riefky, disaksikan oleh 4 orang dari tim 8 Koalisi Perubahan.

Adanya kesepakatan itu, lanjut Riefky, PKS akhirnya bergabung menjadi partai pendukung Anies.

Maka secara formal, kata dia, Koalisi Perubahan untuk Persatuan diresmikan 14 Februari 2023 dengan penandatanganan piagam koalisi oleh ketiga pimpinan parpol yakni Demokrat, NasDem dan PKS.

Salah satu poin kesepakatan piagam koalisi, lanjutnya, Anies diberikan mandat untuk menentukan Cawapresnya dengan kriteria yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Heboh Lagu Halo-Halo Bandung Diduga Dijiplak Malaysia, Netizen: Gak Ada Kapok-kapoknya

Pada 12 Juni 2023, diungkapkan Riefky, Anies tiba-tiba menghubungi AHY dan meminta untuk menjadi cawapresnya.

“Anies mengatakan kepada Ketum AHY, saya ditelepon beberapa kali oleh Ibu saya dan guru spiritual saya, agar segera berpasangan dengan Capres-Cawapres Anies-AHY,” bebernya.

Selanjutnya, kata dia, sesuai mandat dalam piagam koalisi yang disepakati dan ditandatangani oleh ketiga ketua umum parpol pengusung, pada 14 Juni 2023 Anies memutuskan untuk memilih AHY sebagai Cawapresnya.

Anies pun menyampaikan keputusannya itu kepada para ketua umum parpol dan majelis tertinggi masing masing partai koalisi.

Baca Juga :  Demokrat Sebut Penetapan Cak Imin sebagai Cawapres Anies Pengkhianatan Piagam Koalisi

“Menurut Anies ketiga pimpinan parpol menerima putusan tersebut dan tidak ada penolakan,” sebut Teuku Riefky.

Menurutnya, adapun alasan Anies memilih AHY karena dianggap telah memenuhi seluruh syarat dan kriteria yang ditentukan dalam Piagam Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Selain itu, lanjut Riefky, Anies juga menilai AHY memiliki keberanian dan bersedia menempuh resiko untuk menjadi pendampingnya, meskipun partai Demokrat saat itu terancam diambil alih oleh KSP Moeldoko melalui PK di Mahkamah Agung.

“Anies melihat syarat keberanian itu sebagai syarat ke-0, yang tidak dimiliki oleh kandidat Cawapres lainnya. Pernyataan soal syarat ke-0 ini juga telah disampaikan kepada publik,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...