Selasa, Mei 19, 2026

Momen Eggi Sudjana Pilih Walk Out dari Gelar Perkara Khusus Ijazah Jokowi, Ini Alasannya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Aktivis dan pengacara senior Eggi Sudjana memilih walk out dari gelar perkara khusus terkait dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang digelar di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (9/7/2025).

Ia beralasan pihak kuasa hukum Jokowi tak juga memperlihatkan bukti fisik berupa ijazah asli usai lebih dari empat jam jalannya gelar perkara khusus.

Gelar perkara yang dimulai pukul 10.15 WIB itu dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan.

Namun hingga pukul 14.10 WIB, menurut Eggi, tidak ada satu pun dokumen otentik berupa ijazah asli yang selama ini menjadi pokok permasalahan.

Baca Juga :  Polri Sebar 15 Ribu Anggota Amankan Pelantikan Prabowo-Gibran

“Ketika sudah lebih dari empat jam tak juga ada ijazah asli yang diperlihatkan, saya menyatakan bahwa gelar perkara ini sia-sia dan tidak layak dilanjutkan. Maka saya walk out,” kata Eggi kepada awak media usai keluar dari ruangan.

Eggi menekankan bahwa kehadirannya dalam forum tersebut tanpa adanya hasil konkret bisa ditafsirkan sebagai bentuk persetujuan terhadap proses yang menurutnya tidak memenuhi standar pembuktian hukum.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Pastikan Terbuka Gelar Perkara Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Ia juga mengkritik keras pernyataan dari kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan yang meminta permasalahan ijazah milik Jokowi tidak diperdebatkan lagi.

“Apalagi Yakub Hasibuan bilang setelah ini ijazah Jokowi tidak usah jadi perdebatan lagi. Loh bagaimana? Ditunjukkan saja tidak ijazahnya,” kata dia.

Sebelumnya, Yakup Hasibuan menyebut menampilkan ijazah asli milik Jokowi ke publik tidak akan menyelesaikan permasalahan. 

“Kalau kita tunjukkan, apakah mungkin mereka bisa menentukan ini asli atau tidak? Tidak akan menyelesaikan persoalan,” kata Yakup. 

Ia juga menegaskan bahwa berbagai pihak, termasuk UGM dan teman seangkatan Jokowi telah mengatakan dokumen tersebut asli, namun tetap ada keraguan publik sehingga pihaknya memilih menempuh jalur hukum. 

Baca Juga :  Indonesia Dapat Tambahan 8.000 Kuota Haji 2023, Kemenag Segera Bahas dengan DPR

“Sudah berkali‑kali juga dikonfirmasi ini dari pihak UGM, dari kawan‑kawan, dan sebagainya. Biarkanlah proses hukum yang berjalan,” ujarnya. 

Ia berharap, setelah gelar perkara khusus ini selesai, semua pihak akan dapat menerima hasilnya, dan ijazah Jokowi tidak lagi dipertanyakan keasliannya.

“Setelah gelar perkara khusus ini, harapan kami sudah makin jelas, makin clear, dan dari pihak mereka pun sudah tidak ada lagi yang harus dipertanyakan,” tandas Yakup.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...