Sabtu, Oktober 3, 2026

Momen Eggi Sudjana Pilih Walk Out dari Gelar Perkara Khusus Ijazah Jokowi, Ini Alasannya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Aktivis dan pengacara senior Eggi Sudjana memilih walk out dari gelar perkara khusus terkait dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang digelar di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (9/7/2025).

Ia beralasan pihak kuasa hukum Jokowi tak juga memperlihatkan bukti fisik berupa ijazah asli usai lebih dari empat jam jalannya gelar perkara khusus.

Gelar perkara yang dimulai pukul 10.15 WIB itu dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan.

Namun hingga pukul 14.10 WIB, menurut Eggi, tidak ada satu pun dokumen otentik berupa ijazah asli yang selama ini menjadi pokok permasalahan.

Baca Juga :  Babak Baru Kasus Korupsi Proyek Iklan Bank BJB, KPK Tahan 4 Tersangka

“Ketika sudah lebih dari empat jam tak juga ada ijazah asli yang diperlihatkan, saya menyatakan bahwa gelar perkara ini sia-sia dan tidak layak dilanjutkan. Maka saya walk out,” kata Eggi kepada awak media usai keluar dari ruangan.

Eggi menekankan bahwa kehadirannya dalam forum tersebut tanpa adanya hasil konkret bisa ditafsirkan sebagai bentuk persetujuan terhadap proses yang menurutnya tidak memenuhi standar pembuktian hukum.

Baca Juga :  Kebakaran Gudang Peluru TNI Berhasil Dipadamkan, Pangdam Jaya Ungkap Pemicunya

Ia juga mengkritik keras pernyataan dari kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan yang meminta permasalahan ijazah milik Jokowi tidak diperdebatkan lagi.

“Apalagi Yakub Hasibuan bilang setelah ini ijazah Jokowi tidak usah jadi perdebatan lagi. Loh bagaimana? Ditunjukkan saja tidak ijazahnya,” kata dia.

Sebelumnya, Yakup Hasibuan menyebut menampilkan ijazah asli milik Jokowi ke publik tidak akan menyelesaikan permasalahan. 

“Kalau kita tunjukkan, apakah mungkin mereka bisa menentukan ini asli atau tidak? Tidak akan menyelesaikan persoalan,” kata Yakup. 

Ia juga menegaskan bahwa berbagai pihak, termasuk UGM dan teman seangkatan Jokowi telah mengatakan dokumen tersebut asli, namun tetap ada keraguan publik sehingga pihaknya memilih menempuh jalur hukum. 

Baca Juga :  Bareskrim Polri Pastikan Terbuka Gelar Perkara Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

“Sudah berkali‑kali juga dikonfirmasi ini dari pihak UGM, dari kawan‑kawan, dan sebagainya. Biarkanlah proses hukum yang berjalan,” ujarnya. 

Ia berharap, setelah gelar perkara khusus ini selesai, semua pihak akan dapat menerima hasilnya, dan ijazah Jokowi tidak lagi dipertanyakan keasliannya.

“Setelah gelar perkara khusus ini, harapan kami sudah makin jelas, makin clear, dan dari pihak mereka pun sudah tidak ada lagi yang harus dipertanyakan,” tandas Yakup.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...