Sabtu, Juli 4, 2026

Nasib Lurah Manggarai Selatan Babak Belur Dikeroyok Massa Demo, Disangka Anggota DPR

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, tak pernah menyangka perjalanan pulangnya pada Senin malam (25/8/2025) akan berubah menjadi mimpi buruk.

Bersama sopirnya, Asep Yudiana, ia menjadi korban pengeroyokan brutal massa yang tengah menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI.

Ironisnya, insiden itu terjadi karena massa mengira Sidik adalah anggota DPR.

Kericuhan bermula saat Sidik dan Asep hendak pulang ke kediaman mereka di kawasan Tanah Abang Dalam, Jakarta Pusat.

Setelah seharian bekerja di Kelurahan Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, mereka memutuskan untuk mengambil jalan pintas lewat Jalan S Parman karena lalu lintas yang padat.

Baca Juga :  Prihatin Kehilangan Masa Depan, Kuasa Hukum Anak Terlapor Berharap Kasus Bullying di Binus School Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Namun nahas, saat melintas di Bundaran Slipi, kendaraan dinas mereka justru menarik perhatian massa.

“Massa tiba-tiba mendekati mobil kami sambil berteriak kalau ini mobil anggota DPR,” ujar Sidik saat dihubungi wartawan, Selasa (26/8/2025).

Situasi dengan cepat berubah mencekam.

Kaca mobil dilempari dan dihantam hingga pecah.

Dalam kepanikan, Sidik meminta sopirnya terus melaju untuk menghindari amukan.

Baca Juga :  Misteri Kematian Puluhan Kucing di Sunter Belum Terungkap, Begini Alasan Dinas KPKP DKI

Tapi upaya mereka sia-sia.

Mobil sempat menabrak gerobak siomay dan sepeda motor sebelum akhirnya berhenti.

“Saya minta sopir untuk jalan terus, tetapi massa terus mengejar sambil memecahkan kaca mobil,” jelasnya.

Di saat itu, Sidik dan Asep memutuskan keluar dari kendaraan.

Mereka mencoba menjelaskan bahwa mereka bukan anggota DPR, melainkan lurah dan sopir.

Namun, penjelasan itu tak didengar oleh massa.

Pukulan, tendangan, dan amukan terus mengarah ke tubuh mereka.

“Saya sudah bilang saya lurah, bukan anggota dewan. Tapi tetap saja kami dipukuli,” ungkap Sidik dengan nada getir.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Segel Lapangan Padel Tak Berizin di Jagakarsa

Akibat kejadian itu, keduanya mengalami luka lebam di bagian wajah, mata, badan, hingga kaki.

Selain itu, dua unit ponsel, dompet, dan barang berharga milik Sidik turut dirampas oleh massa.

Beruntung, mereka berhasil menyelamatkan diri dengan masuk ke sebuah gang terdekat.

“Alhamdulillah saya dan sopir saya selamat setelah berlari ke sebuah gang. Tapi kejadian ini benar-benar di luar dugaan,” kata Sidik.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...