Selasa, Mei 19, 2026

Nasib Lurah Manggarai Selatan Babak Belur Dikeroyok Massa Demo, Disangka Anggota DPR

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, tak pernah menyangka perjalanan pulangnya pada Senin malam (25/8/2025) akan berubah menjadi mimpi buruk.

Bersama sopirnya, Asep Yudiana, ia menjadi korban pengeroyokan brutal massa yang tengah menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI.

Ironisnya, insiden itu terjadi karena massa mengira Sidik adalah anggota DPR.

Kericuhan bermula saat Sidik dan Asep hendak pulang ke kediaman mereka di kawasan Tanah Abang Dalam, Jakarta Pusat.

Setelah seharian bekerja di Kelurahan Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, mereka memutuskan untuk mengambil jalan pintas lewat Jalan S Parman karena lalu lintas yang padat.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Sesalkan Lurah Manggarai Selatan jadi Korban Amuk Massa Demo DPR

Namun nahas, saat melintas di Bundaran Slipi, kendaraan dinas mereka justru menarik perhatian massa.

“Massa tiba-tiba mendekati mobil kami sambil berteriak kalau ini mobil anggota DPR,” ujar Sidik saat dihubungi wartawan, Selasa (26/8/2025).

Situasi dengan cepat berubah mencekam.

Kaca mobil dilempari dan dihantam hingga pecah.

Dalam kepanikan, Sidik meminta sopirnya terus melaju untuk menghindari amukan.

Baca Juga :  Tes Kebugaran, Ratusan ASN Pemkot Jaksel Lari Bareng Wali Kota

Tapi upaya mereka sia-sia.

Mobil sempat menabrak gerobak siomay dan sepeda motor sebelum akhirnya berhenti.

“Saya minta sopir untuk jalan terus, tetapi massa terus mengejar sambil memecahkan kaca mobil,” jelasnya.

Di saat itu, Sidik dan Asep memutuskan keluar dari kendaraan.

Mereka mencoba menjelaskan bahwa mereka bukan anggota DPR, melainkan lurah dan sopir.

Namun, penjelasan itu tak didengar oleh massa.

Pukulan, tendangan, dan amukan terus mengarah ke tubuh mereka.

“Saya sudah bilang saya lurah, bukan anggota dewan. Tapi tetap saja kami dipukuli,” ungkap Sidik dengan nada getir.

Baca Juga :  Gaji Warga Jakarta Rp10 Juta, Pernyataan KDM Dianggap Konyol dan Berpotensi jadi Jebakan Batman

Akibat kejadian itu, keduanya mengalami luka lebam di bagian wajah, mata, badan, hingga kaki.

Selain itu, dua unit ponsel, dompet, dan barang berharga milik Sidik turut dirampas oleh massa.

Beruntung, mereka berhasil menyelamatkan diri dengan masuk ke sebuah gang terdekat.

“Alhamdulillah saya dan sopir saya selamat setelah berlari ke sebuah gang. Tapi kejadian ini benar-benar di luar dugaan,” kata Sidik.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...