Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan terus mengintensifkan upaya penanganan banjir di sejumlah titik rawan genangan.
Salah satu langkah yang dilakukan ialah rencana pembangunan waduk di lahan seluas 2,8 hektare di Jalan Rengas, Kecamatan Pesanggrahan.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Santo mengatakan, lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai waduk guna mengurangi genangan air di wilayah sekitar.
“Selain sumur resapan, insya Allah lahan milik Pemprov DKI di Jalan Rengas akan kami fungsikan sebagai waduk,” kata Santo, Minggu (5/4/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan waduk ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi genangan air di wilayah Swadarma dan Kali Keuangan, Pesanggrahan.
“Jika proyek waduk ini selesai, wilayah-wilayah tersebut akan sangat terbantu,” ujar dia.
Santo menuturkan, proses pengerukan waduk saat ini sudah mulai dilakukan meski masih terdapat kendala administratif pada sebagian lahan.
Ia mengakui, sekitar 4.000 meter persegi lahan di area tengah masih dalam proses penyelesaian administrasi.
“Sambil menunggu lahan tersebut bersih (clear), saat ini kami sudah mulai melakukan pengerukan di bagian pinggir lahan,” kata Santo.
Ia berharap, dalam waktu dekat permasalahan administrasi lahan dapat diselesaikan sehingga proses pembangunan waduk dapat berjalan lebih optimal.
“Kami berharap seluruh kendala lahan segera teratasi agar proses pengerukan waduk bisa berjalan lebih optimal,” ucapnya.
Selain pembangunan waduk, Pemkot Jakarta Selatan juga merencanakan pembuatan sumur resapan di sejumlah titik rawan genangan sebagai langkah penanganan jangka pendek.
Ia menyebut, SDA Jakarta Selatan bekerja sama dengan pihak kelurahan yang saat ini juga telah memiliki peralatan untuk membuat sumur resapan secara mandiri.
Ke depan, setiap wilayah di Jakarta Selatan ditargetkan memiliki minimal satu unit sumur resapan guna memperkuat upaya pengendalian banjir.
“Kami berupaya agar setiap wilayah memiliki minimal satu unit sumur resapan untuk membantu menangani masalah banjir di Jakarta Selatan,” pungkasnya.
