Sabtu, Oktober 3, 2026

Pramono Soroti Bedeng Proyek Galian usai Rasakan Kemacetan di TB Simatupang

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti keberadaan bedeng proyek berukuran besar yang menjadi biang kemacetan di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Pramono mengaku sudah merasakan langsung kemacetan di kawasan tersebut akibat bedeng proyek galian memakan lajur jalan.

“Beberapa pekerjaan itu sebenarnya bedengnya bisa dikecilin, kita minta itu untuk dikecilin. Kalau perlu Gubernur tanda tangan, saya tanda tangan,” ujar Pramono melalui akun Instagram pribadinya, @pramonoanungw, dikutip Rabu (20/8/2025).

Pramono mengaku telah meninjau langsung kondisi lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Kerugian Membengkak, Pramono Minta Menteri PUPR Bantu Biaya Perbaikan Fasum Rusak

Pada 16 Agustus 2025, ia sengaja melintasi Jalan TB Simatupang bersama sopir pribadinya untuk merasakan langsung kondisi di lapangan.

“Ketika tanggal 16 kemarin saya sengaja mencoba, saya bersama sopir berdua saja memang parah. Memang kondisi lapangannya sangat sulit,” ungkap Pramono.

Menurutnya, penanganan kemacetan harus dilakukan dengan tegas dan penuh rasa tanggung jawab.

Ia pun menginstruksikan jajarannya untuk turun langsung mengurai kemacetan yang terjadi.

“Itu menunjukkan bahwa kita bertanggung jawab. Dalam kondisi (macet) seperti ini, kita hadir di saat itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Tiru Ahok, Pramono Gunakan Dana KLB untuk Renovasi Taman di Jakarta

Pramono juga meminta masyarakat untuk bersikap bijak dalam menghadapi situasi lalu lintas yang padat.

Ia menekankan pentingnya pemberian informasi sejak awal kepada warga agar mereka dapat mengantisipasi dan memilih alternatif transportasi.

“Sejak awal diberitahu (ke masyarakat) ‘kalau kamu lewat sini pasti macet’ dan kita mengimbau mereka untuk naik transportasi umum. Itu perlu terus disampaikan,” katanya.

Lebih lanjut, Pramono juga menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera turun tangan dalam mengatur lalu lintas dan menertibkan keberadaan ‘Pak Ogah’ di sekitar lokasi.

Baca Juga :  92 Pejabat Jaksel Teken Pakta Integritas, Diminta Tolak Gratifikasi dan Jauhi KKN

“Saya tidak mau di lapangan ada lagi Pak Ogah. Gak boleh ada lagi. Saya mohon Satpol PP ditertibkan,” tegas Pramono.

Ia menekankan bahwa peran aktif dari Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP sangat krusial dalam mengurai kemacetan dan menjaga ketertiban di lapangan.

“Dinas Perhubungan dan Satpol PP ini sangat-sangat penting di lapangan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...