Sabtu, Oktober 3, 2026

Ribuan Sapi Australia Masuk Jakarta, Solusi Inflasi atau Beban Baru?

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Masuknya ribuan sapi impor asal Australia ke Jakarta memunculkan pertanyaan: apakah langkah ini benar-benar menjadi solusi menekan inflasi jelang Ramadan dan Idulfitri, atau justru berpotensi menimbulkan persoalan baru?

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kebijakan tersebut diambil demi menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau langsung kedatangan 3.100 ekor sapi impor di Dermaga 101 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026).

Total sapi yang direncanakan masuk pada tahap awal mencapai 7.500 ekor melalui Perumda Dharma Jaya.

“Dengan masuknya sapi dari Australia ini, kami berharap harga daging bisa tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan,” ujar Pramono dalam keterangannya, dikutip Selasa (24/2/2026).

Baca Juga :  Bak Adegan Film, Wanita Cantik Rampas Mobil Patroli lalu Kejar-kejaran di Jalan Tol

Menurut Pramono, inflasi di Jakarta cenderung meningkat saat Ramadan dan Idulfitri, terutama pada komoditas daging, cabai, dan beras.

Karena itu, langkah impor dinilai sebagai upaya antisipatif agar lonjakan harga tidak memberatkan masyarakat.

Pramono menyebut, ini merupakan impor sapi langsung pertama yang dilakukan Jakarta setelah 28 tahun.

Ia menilai kepercayaan dari Australia kepada Jakarta menunjukkan kesiapan Pemprov DKI dalam mengelola pasokan daging secara mandiri dan profesional.

“Kami memiliki kerja sama sister city dengan beberapa kota di Australia, dan itu ikut memperkuat hubungan serta kepercayaan yang ada. Dengan dasar kerja sama tersebut, proses impor ini dapat berjalan lebih baik dan terkontrol,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Ajak Masyarakat dan Tokoh Agama Jaga Kondusifitas Pilkada

Ia menegaskan, kepercayaan tersebut harus dijaga dengan memastikan seluruh prosedur, termasuk aspek kesehatan dan kelayakan ternak, dipenuhi secara ketat.

Pemprov DKI mencatat, cadangan daging sapi saat ini mencapai sekitar 1.000 ton.

Sementara stok sapi hidup di kandang Perumda Dharma Jaya sekitar 1.500 ekor, termasuk 590 ekor yang baru diturunkan dari kapal.

Kebutuhan daging sapi dan kerbau di Jakarta mencapai sekitar 65 ton per hari dan biasanya meningkat sekitar 4 persen saat hari besar keagamaan.

“Stok ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Ramadan sekaligus menggantikan sebagian sapi yang akan dipanen bulan ini. Jadi, pasokan tetap aman dan terjaga,” ujar Pramono.

Baca Juga :  Tekan Polusi, Pramono dan Wali Kota Jaktim Tanam Pohon di Kawasan Industri Cakung 

Masyarakat juga dapat memantau perkembangan stok dan harga melalui sistem Info Pangan Jakarta yang terintegrasi dalam aplikasi JAKI (Jakarta Kini).

Di tengah kekhawatiran soal penyakit hewan, Pramono memastikan seluruh sapi impor dalam kondisi sehat dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebelum keberangkatan dan setelah tiba di Jakarta.

“Kami sudah mendapatkan laporan bahwa sapi yang datang dari Australia dalam kondisi sehat dan tidak terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku. Dari sekitar 2.000 ekor yang sudah tiba sebelumnya, tidak ada satu pun yang terindikasi sakit,” tegasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...