Rabu, September 2, 2026

Rugi Usaha Jakpro Harus Ada Bertanggung Jawab, DPRD DKI Didesak Bentuk Pansus 

WIB

Menurutnya, pada era kepimpinan Anies Baswedan, banyak penugasan diberikan kepada PT Jakpro, termasuk revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), dan penyelenggaraan kegiatan Formula E.

Sementara itu, Heru Budi Hartono juga melibatkan PT Jakpro dalam pembangunan Light Rail Transit (LRT) Rute 1B Velodrom-Manggarai.

Di era Heru Budi, dana PMD untuk LRT dari APBD tahun 2023 dan tahun 2024 jumlahnya sekitar Rp 4,5 triliun.

Sebagai dasar rujukan bagi Pansus DPRD, kata SGY, dewan dapat berpedoman pada PP  Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD.

Baca Juga :  Dinas PPKUKM dan Pemkot Jaksel Komitmen Ramaikan Pengunjung Teras LA

Selain itu, kata dia, pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, yang menyebutkan bahwa JIS dan TIM salah sejak lahir juga bisa dijadikan dasar argumentasi DPRD DKI Jakarta.

Ucapan Sekda Joko ini disampaikan dalam Rapat Badan Anggaran di DPRD DKI Jakarta, Kamis (3/8/2023).

“Jika Pemprov DKI Jakarta berdalih bahwa kerugian besar yang dialami PT Jakpro disebabkan oleh biaya operasional dan penyusutan aset dari PMD yang menjadi modal, hal ini justru menunjukkan kelemahan perencanaan,” bebernya.

Baca Juga :  Mengintip Lelang Parkir Blok M Usai Disegel Pansus DPRD, Dibayangi 'Vendor Titipan'

“Ini menggambarkan bahwa perencanaan permintaan PMD tidak matang, seharusnya mempertimbangkan semua kemungkinan, termasuk potensi keuntungan dari pengelolaannya dan hal penyusutan aset,”sambungnya.

Oleh karena itu, ia menambahkan, masyarakat Jakarta sangat berharap agar Pansus untuk menguak  kerugian usaha PT Jakpro dapat segera dibentuk oleh DPRD DKI Jakarta yang baru pasca dilantik pada 26 Agustus 2024 mendatang.

Baca Juga :  Program Sekolah Gratis DKI Dimulai, Ini Rincian 103 SSG di Lima Wilayah Jakarta

“Inilah titik harapannya. Semoga dengan semangat baru, DPRD Jakarta dapat membentuk Pansus untuk mengungkap inti masalah yang menyebabkan kerugian usaha PT Jakpro,” ujarnya.

“Tujuannya agar gubernur yang akan datang lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas sebagai pemegang saham BUMD. Selain itu, dalam membuat kebijakan atau penugasan kepada BUMD harus dihitung secara cermat dan tepat,” tambahnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...