Kamis, Juli 16, 2026

Rugi Usaha Jakpro Harus Ada Bertanggung Jawab, DPRD DKI Didesak Bentuk Pansus 

WIB

Menurutnya, pada era kepimpinan Anies Baswedan, banyak penugasan diberikan kepada PT Jakpro, termasuk revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), dan penyelenggaraan kegiatan Formula E.

Sementara itu, Heru Budi Hartono juga melibatkan PT Jakpro dalam pembangunan Light Rail Transit (LRT) Rute 1B Velodrom-Manggarai.

Di era Heru Budi, dana PMD untuk LRT dari APBD tahun 2023 dan tahun 2024 jumlahnya sekitar Rp 4,5 triliun.

Sebagai dasar rujukan bagi Pansus DPRD, kata SGY, dewan dapat berpedoman pada PP  Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD.

Baca Juga :  Sambut KTT ASEAN, Satpol Jakarta Selatan Kerahkan Ratusan Personil Khusus

Selain itu, kata dia, pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, yang menyebutkan bahwa JIS dan TIM salah sejak lahir juga bisa dijadikan dasar argumentasi DPRD DKI Jakarta.

Ucapan Sekda Joko ini disampaikan dalam Rapat Badan Anggaran di DPRD DKI Jakarta, Kamis (3/8/2023).

“Jika Pemprov DKI Jakarta berdalih bahwa kerugian besar yang dialami PT Jakpro disebabkan oleh biaya operasional dan penyusutan aset dari PMD yang menjadi modal, hal ini justru menunjukkan kelemahan perencanaan,” bebernya.

Baca Juga :  DPRD DKI Ungkap Temuan BPK, Pendapatan Tiga Dinas Jadi Sorotan

“Ini menggambarkan bahwa perencanaan permintaan PMD tidak matang, seharusnya mempertimbangkan semua kemungkinan, termasuk potensi keuntungan dari pengelolaannya dan hal penyusutan aset,”sambungnya.

Oleh karena itu, ia menambahkan, masyarakat Jakarta sangat berharap agar Pansus untuk menguak  kerugian usaha PT Jakpro dapat segera dibentuk oleh DPRD DKI Jakarta yang baru pasca dilantik pada 26 Agustus 2024 mendatang.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pria yang Viral Intip Istri Tetangga Mandi Sambil Lakukan Ini...

“Inilah titik harapannya. Semoga dengan semangat baru, DPRD Jakarta dapat membentuk Pansus untuk mengungkap inti masalah yang menyebabkan kerugian usaha PT Jakpro,” ujarnya.

“Tujuannya agar gubernur yang akan datang lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas sebagai pemegang saham BUMD. Selain itu, dalam membuat kebijakan atau penugasan kepada BUMD harus dihitung secara cermat dan tepat,” tambahnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...