Kamis, April 16, 2026

Serahkan Penghargaan ke Pemkot Jaksel, Kepala BKD Singgung Budaya ASN Berahklak

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta Chaidir menyerahkan piagam penghargaan dari Badan Kepegawain Nasional (BKN) kepada Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin.

Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi atas kegiatan seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan pada tahun 2024.

Piagam penghargaan diserahkan saat apel di halaman kantor wali kota yang dihadiri ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan, Senin (6/1/2025).

Baca Juga :  Polisi Lucuti Ratusan Atribut Ormas di Jakarta, Paling Banyak Bendera...

Pada kesempatan itu, Chaidir awalnya mengatakan bahwa kehadirannya pada apel untuk memonitoring terhadap nilai-nilai budaya para ASN.

Chaidir lalu menyinggung budaya kerja ASN yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif alias Berahklak.

“Saya sengaja kasih motivasi kepada seluruh ASN karena budaya kerja ASN ini sudah harus membumi, pelayanan prima tidak boleh membeda-bedakan,” kata Chaidir.

Lalu Chaidir menjabarkan arti dari pelayanan Berakhlak yang disampaikannya.

Baca Juga :  Pemkot Jakarta Timur Gelar Aksi Kerja Bakti, Fokus Bersihkan Gedung Parkir Kantor Wali Kota

Ia mengatakan, ASN harus memiliki budaya kerja berorientasi pelayanan prima.

Akuntable, lanjutnya, ASN harus mempunyai rasa tanggungjawab terhadap tupoksi tugas-tugasnya dan memiliki tanggungjawab terhadap pemerintah dan Tuhan Yang Maha Esa.

Selanjutnya, kompeten, ASN harus memiliki kemampuan kompetensi sesuai dengan latar belakang pengetahuan dan latar belakang wawasan.

“Kita juga melaksanakan tugas sebagai ASN secara harmonis baik atasan, bawahan, maupun teman kiri-kanan, jangan sampai timbul suatu gesekan yang menyebabkan tujuan kerja kita tidak fokus,” ujarnya.

Baca Juga :  Usai Libur Lebaran, ASN Pemkot Jaksel Diminta Langsung Kerja Maksimal

“Dan juga tidak harmonis, kita jaga keharmonisan tersebut dalam satu kantor yang bersifat positif, kemudian loyalitas terhadap negara dan loyalitas terhadap organisasi,” sambungnya.

Chaidir menambahkan, ASN juga harus peka dan sensitif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada masa saat ini dan masa mendatang.

“Kita harus bersinergis mempelajari perubahan-perubahan tersebut dengan kepekaan yang ada dan harus lebih sensitif terhadap perubahan kedepannya,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...