Kamis, Agustus 20, 2026

Setelah 27 Tahun Mengabdi, Nasib Petugas Parkir Bona Indah Kini Terancam

WIB

Serupa dengan Ridwan, dirinya sudah bekerja sebagai petugas keamanan di Ruko Bona Indah Plaza sejak tahun 1994.

Selama hampir 30 tahun, pengelolaan Ruko Bona Indah Plaza diakuinya dipegang oleh paguyuban.

Pendapatan parkir itu kemudian menjadi pemasukan untuk menggaji para petugas keamanan dan petugas kebersihan Ruko Bona Indah Plaza.

“Dari awal saya kerja di sini, sekitar tahun 94-an, nggak pernah ada masalah kayak begini, semuanya adem-ayem. Baru kali ini kita semua khawatir,” ungkap warga RT 05/04 Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Selaku warga setempat, dirinya mengaku khawatir apabila perparkiran di Ruko Bona Indah Plaza diambil alih oleh UP Perparkiran Dishub DKI jakarta.

Satu di antaranya adalah kekhawtiran adanya pengurangan pegawai.

Baca Juga :  Penataan Kawasan Barito, Pemprov DKI Siapkan Enam Pasar, Pedagang Bebas Pilih

“Karena kan paguyuban gaji kita dari parkir ini salah satunya,” imbuh Saptari.

“Ini semuanya yang kerja warga sini semua, sekitaran Bona Indah. Semuanya udah belasan tahun kerja di sini, udah pada tua juga. Jadi kalau nggak bisa kerja lagi, kita kerja di mana?” bebernya.

Kekhawatiran para petugas keamanan dibenarkan oleh Ketua Paguyuban Ikatan Pengusaha Bona Indah Plaza, Albert Siregar.

Dirinya memprotes keras keputusan UP Perparkiran Dishub DKI Jakarta.

Menurutnya, petugas mencoba mengambil alih pengelolaan parkir di kawasan ruko Bona Indah tidak sesuai prosedur.

“Petugas tidak melakukan sesuai prosedur aturan yang ditetapkan,” kata Albert saat ditemui di lokasi pada Kamis (17/7/2025).

Albert menjelaskan, selama 27 tahun terakhir, pengelolaan parkir di kawasan ruko tersebut dilakukan secara mandiri oleh paguyuban yang bersifat non-komersial.

Baca Juga :  Buntut Kasus Judi Online, Pj Gubernur Heru Harus Tegas ke Satpol PP Jakarta

Terdapat 14 petugas keamanan yang selama ini bertugas menjaga area parkir.

“Kami sudah 27 tahun mengelola perparkiran ruko dengan petugas ada 14 orang yang sifatnya paguyuban, tidak komersil. Parkir mobil hanya Rp 4.000 seharian dan motor Rp 3.000, juga tidak pakai sistem jam-jaman,” ujar Albert.

Menurutnya, pada hari Selasa, 15 Juli 2025, sekelompok oknum dari unit parkir datang ke lokasi dan mengganggu petugas keamanan dengan membawa surat tugas yang disebutkan sebagai dasar untuk mengambil alih pengelolaan parkir.

“Hari Selasa, 15 Juli 2025 mereka, oknum unit parkir, datang mengganggu satpam kami dengan alasan mengada-ada, dengan membawa surat tugas mau mengelola parkir ruko Bona,” jelasnya.

Baca Juga :  Alumni Camat Temu Kangen di Kantor Wali Kota Jaksel, M. Anwar: Senior Harus Dihargai

Tidak berhenti di situ, pada hari berikutnya, Rabu, 16 Juli, kelompok yang sama kembali datang dan bahkan diduga melakukan intimidasi terhadap petugas keamanan.

“16 Juli mereka datang lagi dan satpam kami diancam, sehingga akhirnya satpam melepas karcis parkir,” lanjut Albert.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengajukan permohonan izin resmi kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta sejak setahun lalu, tepatnya 30 Juli 2024, namun hingga kini belum mendapatkan kejelasan.

“Kami sudah mengajukan izin kepada Dinas Perhubungan Unit Parkir DKI Jakarta tanggal 30 Juli 2024, yang sampai saat ini belum ditandatangani izinnya,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...