Minggu, Oktober 4, 2026

Setelah 27 Tahun Mengabdi, Nasib Petugas Parkir Bona Indah Kini Terancam

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Suasana di Ruko Bona Indah Plaza, Jakarta Selatan, tampak tidak seperti biasa, pada Kamis pagi (17/7/2025)

Ya, Iwan Ridwan Abdullah, salah satu petugas keamanan yang sehari-hari berjaga di area tersebut, tampak berbeda dari biasanya.

Meski pandangannya berulang kali menyapu gerbang masuk hingga pelataran parkir yang selama ini menjadi tanggung jawabnya, Ridwan tak bisa menepis kegelisahan yang sejak pagi mengganggu pikirannya.

Bersama sejumlah rekannya, ia tetap menjalankan tugas seperti biasa memberikan karcis parkir kepada para pengunjung.

Baca Juga :  Pertanyakan Kehadiran Petugas Dishub, Warga dan Pemilik Ruko Bona Indah Tutup Gerbang Parkir

Namun di balik rutinitas itu, perasaan pria kelahiran 19 Oktober 1966 itu tak tenang.

“Selama 27 tahun kerja dengan paguyuban, baru kali ini saya merasakan ada yang mengganjal di hati,” ujarnya sambil menarik napas, saat ditemui di pos jaga Ruko Bona Indah Plaza.

Ridwan mengaku sejak kedatangan sejumlah petugas UP Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta ke tempatnya bekerja, tepatnya 15 Juli 2025, ada keresahan mulai dirasakannya, begitu juga rekan-rekannya.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Tinjau Progres Pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung, Begini Hasilnya

Dia menyebut sejumlah oknum berseragam Dishub mencoba mengambil alih pengelolaan parkir Ruko Bona Indah Plaza di Jalan Karang Tengah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

“Kita enggak tahu, tiba-tiba aja dateng-ngenalin diri dari Dishub mau kelola parkir. Petugas itu nunjukkin surat tugas, sementara selama ini kita belum pernah ada info dari paguyuban,” ungkap Ridwan.

Tak ingin ada kesalahan, dirinya maupun sejumlah rekannya mempersilahkan para petugas Dishub untuk mengutip parkir pada hari itu.

Baca Juga :  Gembleng Mental dan Kedisiplinan, Ratusan Anggota Satpol PP Ikuti Latihan Fisik Selama Empat Hari

Dengan hehadiran oknum petugas itu, dirinya pun melaporkan kejadian kepada Paguyuban Ikatan Pengusaha Bona Indah Plaza, selaku pengelola Ruko Bona Indah Plaza.

“Kebetulan pengurus Paguyuban, termasuk Pak Albert selaku ketuanya lagi keluar kota. Jadi ya kita biarin aja, tapi akhirnya pengunjung yang datang jadi bayar parkir dua kali, satu ke Dishub, satu lagi ke paguyuban,” beber Ridwan.

Keresahan juga dirasakan oleh rekan Ridwan, yakni Saptari.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...