Aliansi.co, Jakarta- Suasana di Ruko Bona Indah Plaza, Jakarta Selatan, tampak tidak seperti biasa, pada Kamis pagi (17/7/2025)
Ya, Iwan Ridwan Abdullah, salah satu petugas keamanan yang sehari-hari berjaga di area tersebut, tampak berbeda dari biasanya.
Meski pandangannya berulang kali menyapu gerbang masuk hingga pelataran parkir yang selama ini menjadi tanggung jawabnya, Ridwan tak bisa menepis kegelisahan yang sejak pagi mengganggu pikirannya.
Bersama sejumlah rekannya, ia tetap menjalankan tugas seperti biasa memberikan karcis parkir kepada para pengunjung.
Namun di balik rutinitas itu, perasaan pria kelahiran 19 Oktober 1966 itu tak tenang.
“Selama 27 tahun kerja dengan paguyuban, baru kali ini saya merasakan ada yang mengganjal di hati,” ujarnya sambil menarik napas, saat ditemui di pos jaga Ruko Bona Indah Plaza.
Ridwan mengaku sejak kedatangan sejumlah petugas UP Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta ke tempatnya bekerja, tepatnya 15 Juli 2025, ada keresahan mulai dirasakannya, begitu juga rekan-rekannya.
Dia menyebut sejumlah oknum berseragam Dishub mencoba mengambil alih pengelolaan parkir Ruko Bona Indah Plaza di Jalan Karang Tengah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.
“Kita enggak tahu, tiba-tiba aja dateng-ngenalin diri dari Dishub mau kelola parkir. Petugas itu nunjukkin surat tugas, sementara selama ini kita belum pernah ada info dari paguyuban,” ungkap Ridwan.
Tak ingin ada kesalahan, dirinya maupun sejumlah rekannya mempersilahkan para petugas Dishub untuk mengutip parkir pada hari itu.
Dengan hehadiran oknum petugas itu, dirinya pun melaporkan kejadian kepada Paguyuban Ikatan Pengusaha Bona Indah Plaza, selaku pengelola Ruko Bona Indah Plaza.
“Kebetulan pengurus Paguyuban, termasuk Pak Albert selaku ketuanya lagi keluar kota. Jadi ya kita biarin aja, tapi akhirnya pengunjung yang datang jadi bayar parkir dua kali, satu ke Dishub, satu lagi ke paguyuban,” beber Ridwan.
Keresahan juga dirasakan oleh rekan Ridwan, yakni Saptari.
