Senin, April 20, 2026

Setelah 27 Tahun Mengabdi, Nasib Petugas Parkir Bona Indah Kini Terancam

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Suasana di Ruko Bona Indah Plaza, Jakarta Selatan, tampak tidak seperti biasa, pada Kamis pagi (17/7/2025)

Ya, Iwan Ridwan Abdullah, salah satu petugas keamanan yang sehari-hari berjaga di area tersebut, tampak berbeda dari biasanya.

Meski pandangannya berulang kali menyapu gerbang masuk hingga pelataran parkir yang selama ini menjadi tanggung jawabnya, Ridwan tak bisa menepis kegelisahan yang sejak pagi mengganggu pikirannya.

Bersama sejumlah rekannya, ia tetap menjalankan tugas seperti biasa memberikan karcis parkir kepada para pengunjung.

Baca Juga :  Tinjau Pengungsian Banjir, Pramono Gelar Kuis dan Bagi-bagi Hadiah untuk Anak

Namun di balik rutinitas itu, perasaan pria kelahiran 19 Oktober 1966 itu tak tenang.

“Selama 27 tahun kerja dengan paguyuban, baru kali ini saya merasakan ada yang mengganjal di hati,” ujarnya sambil menarik napas, saat ditemui di pos jaga Ruko Bona Indah Plaza.

Ridwan mengaku sejak kedatangan sejumlah petugas UP Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta ke tempatnya bekerja, tepatnya 15 Juli 2025, ada keresahan mulai dirasakannya, begitu juga rekan-rekannya.

Baca Juga :  Izin Usaha Dicabut, Satpol PP DKI Jakarta Segera Segel Tempat Hiburan di Senopati

Dia menyebut sejumlah oknum berseragam Dishub mencoba mengambil alih pengelolaan parkir Ruko Bona Indah Plaza di Jalan Karang Tengah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

“Kita enggak tahu, tiba-tiba aja dateng-ngenalin diri dari Dishub mau kelola parkir. Petugas itu nunjukkin surat tugas, sementara selama ini kita belum pernah ada info dari paguyuban,” ungkap Ridwan.

Tak ingin ada kesalahan, dirinya maupun sejumlah rekannya mempersilahkan para petugas Dishub untuk mengutip parkir pada hari itu.

Baca Juga :  Tertinggi se-DKI Kumpulkan ZIS, Pemkot Jakarta Selatan Diganjar Penghargaan oleh Baznas

Dengan hehadiran oknum petugas itu, dirinya pun melaporkan kejadian kepada Paguyuban Ikatan Pengusaha Bona Indah Plaza, selaku pengelola Ruko Bona Indah Plaza.

“Kebetulan pengurus Paguyuban, termasuk Pak Albert selaku ketuanya lagi keluar kota. Jadi ya kita biarin aja, tapi akhirnya pengunjung yang datang jadi bayar parkir dua kali, satu ke Dishub, satu lagi ke paguyuban,” beber Ridwan.

Keresahan juga dirasakan oleh rekan Ridwan, yakni Saptari.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dana Umat Rp28 Miliar Diduga Digelapkan, BNI Janji Kembalikan Bertahap

Aliansi.co, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan akan mengembalikan dana umat senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan dalam kasus...

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...