Kamis, April 16, 2026

Siapkan Personil Khusus Pengamanan KTT ASEAN, Begini Arahan Kepala Satpol PP DKI kepada Anggotanya

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin memberikan pengarahan kepada personil khusus dan tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang dipersiapkan mengamankan pelaksanaan KTT ASEAN di Jakarta.

Sebagai penegak perda ketertiban umum, Arifin menghimbau anggota Satpol PP bersikap humanis namun tegas dalam bertindak.

“Saya ingatkan jalankan tugas secara profesional dan terukur. Humanis tetapi tegas dalam bertindak,” kata Arifin di Jakarta Selatan, Senin (22/5/2023).

Tim URC Satpol PP Jakarta Selatan yang dibentuk, dipersiapkan untuk menjaga dan mengantisipasi gangguan ketertiban umum.

Baca Juga :  Satpol PP Seret 330 Pelanggar Tibum ke Pengadilan, Setor Negara Rp120 Juta

Tim khusus ini dibekali kendaraan operasional untuk melakukan patroli di kawasan rawan gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum).

Arifin pun meminta agar kendaraan operasional tersebut dijaga dan dirawat dengan baik.

“Dengan kesiapan sarana dan prasarana pendukung ini, saya harap tugas yang diberikan juga bisa lebih berhasil. Jaga dan rawat dengan baik sarana ini, ” kata Arifin.

Sementara, Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Nanto Dwi Subekti mengatakan tim URC motor yang telah dibentuk melibatkan 60 personil khusus.

Baca Juga :  Satpol PP Terjunkan Personil Atasi Kemacetan Imbas Proyek Galian Pipa di Jalan TB Simatupang

Tim URC motor ini ditugaskan membantu pengamanan zona KTT ASEAN di Jakarta.

Selain itu, kata Nanto, personil juga ditempatkan di tenda posko penjagaan di perempatan lampu merah yang dilintasi delegasi KTT ASEAN di wilayah Jakarta Selatan.

“Tiap kecamatan kita dirikan posko penjagaan. Tim URC motor kita fokuskan patroli di 30 titik,” kata Nanto.

Nanto mengatakan, personil URC motor tersebut melakukan patroli dari pukul 08.00-21.00 WIB setiap harinya.

“Tiap kecamatan tiga tim URC motor dengan kekuatan enam personil. Selain pengamanan KTT ASEAN, kehadiran URC motor kita harapkan bisa merespon gangguan maupun pelanggaran ketertiban umum lebih dini,” kata Nanto.

Baca Juga :  Satpol PP Operasi Ramadan di Kebayoran Lama, 165 Botol Miras Ilegal Disita

Selain itu, tim URC dan personil Satpol PP juga difokuskan berjaga pada tenda posko yang didirikan di kawasan zona unggulan pelaksanaan KTT ASEAN

“Meja dan kursi dan perlengkapan lainnya kita siapkan di tenda-tenda posko penjagaan. Tidak hanya di zona kawasan unggulan, tenda posko juga kita dirikan di seluruh wilayah kecamatan,” tandas Nanto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...