Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar mengungkapkan, lahan pembangunan embung di Jalan Rengas, RT 05 RW 011, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, telah dibebaskan sejak tahun 2006.
Hal itu disampaikan Anwar saat meninjau langsung lokasi pembangunan embung bersama jajaran terkait, Selasa (7/10).
Anwar mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pemanfaatan lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kalau merujuk bukti kepemilikannya, ini pembebasan lahan oleh wali kota sejak tahun 2006, namun belum dimanfaatkan dengan baik hingga sekarang,” ujar Anwar di sela-sela peninjauan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta agar lahan seluas sekitar 2,9 hektare tersebut dimanfaatkan sebagai embung pengendali banjir.
Embung itu dirancang memiliki kedalaman sekitar lima meter, dengan sistem penyodetan dari dua kali di sekitar lokasi, yakni Kali Rengas dan Kali Uangan.
“Embung ini akan berfungsi untuk menampung air sementara dari dua aliran kali tersebut, sehingga debit air bisa diatur sebelum mengalir ke Jalan Swadharma Raya. Tujuannya agar genangan yang sering terjadi di wilayah itu bisa diminimalisir,” jelasnya.
Selain berfungsi untuk pengendalian banjir, area embung juga akan dikembangkan menjadi ruang publik ramah lingkungan.
Menurut Anwar, kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi dengan jogging track dan berbagai fasilitas pendukung lainnya agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
“Kita ingin bukan hanya fungsi teknisnya yang berjalan, tapi juga memberikan nilai tambah bagi warga. Jadi, selain mencegah banjir, embung ini juga akan menjadi ruang terbuka hijau yang nyaman,” ucapnya.
Anwar menargetkan proyek pembangunan embung ini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat proses pembangunan.
“Dengan kolaborasi yang baik seluruh OPD, kami optimistis pengerjaan seluruhnya bisa selesai tepat waktu. Semoga masyarakat segera bisa merasakan dampak positifnya,” tandasnya.
