Senin, Juni 1, 2026

Sudah Dibebaskan Sejak 2006, Lahan DKI di Bintaro Dijadikan Embung Pengendali Banjir

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar mengungkapkan, lahan pembangunan embung di Jalan Rengas, RT 05 RW 011, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, telah dibebaskan sejak tahun 2006.

Hal itu disampaikan Anwar saat meninjau langsung lokasi pembangunan embung bersama jajaran terkait, Selasa (7/10).

Anwar mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pemanfaatan lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kalau merujuk bukti kepemilikannya, ini pembebasan lahan oleh wali kota sejak tahun 2006, namun belum dimanfaatkan dengan baik hingga sekarang,” ujar Anwar di sela-sela peninjauan.

Baca Juga :  Wali Kota Jaktim Ajak Emak-emak Majelis Taklim Jaga Kampung

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta agar lahan seluas sekitar 2,9 hektare tersebut dimanfaatkan sebagai embung pengendali banjir.

Embung itu dirancang memiliki kedalaman sekitar lima meter, dengan sistem penyodetan dari dua kali di sekitar lokasi, yakni Kali Rengas dan Kali Uangan.

“Embung ini akan berfungsi untuk menampung air sementara dari dua aliran kali tersebut, sehingga debit air bisa diatur sebelum mengalir ke Jalan Swadharma Raya. Tujuannya agar genangan yang sering terjadi di wilayah itu bisa diminimalisir,” jelasnya.

Baca Juga :  Tekan Polusi Udara, Pegawai dan Pejabat Eselon DKI Diimbau Beli Kendaraan Listrik, tapi Pakai Uang Sendiri

Selain berfungsi untuk pengendalian banjir, area embung juga akan dikembangkan menjadi ruang publik ramah lingkungan.

Menurut Anwar, kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi dengan jogging track dan berbagai fasilitas pendukung lainnya agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Kita ingin bukan hanya fungsi teknisnya yang berjalan, tapi juga memberikan nilai tambah bagi warga. Jadi, selain mencegah banjir, embung ini juga akan menjadi ruang terbuka hijau yang nyaman,” ucapnya.

Baca Juga :  Kisruh Bau Sampah di RDF Rorotan, Ahli Lingkungan ITB Buka Suara

Anwar menargetkan proyek pembangunan embung ini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat proses pembangunan.

“Dengan kolaborasi yang baik seluruh OPD, kami optimistis pengerjaan seluruhnya bisa selesai tepat waktu. Semoga masyarakat segera bisa merasakan dampak positifnya,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...