Rabu, Agustus 19, 2026

Surat Peringatan Tak Digubris, Kios Pedagang di Kawasan Barito Dibongkar hingga Rata dengan Trotoar

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Deretan kios dan lapak pedagang eks lokasi sementara (Loksem) pedagang kaki lima di kawasan Barito, tepatnya di Taman Ayodya dan Taman Langsat, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, rata dengan trotoar setelah dibongkar oleh Tim Penertiban Terpadu Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025).

Pembongkaran dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan unsur Satpol PP, Kepolisian, TNI, Dinas Lingkungan Hidup, PPSU, dan instansi terkait lainnya.

Penertiban dilakukan setelah para pedagang eks loksem JS 25, 26, 30 dan 96 ini tidak mengindahkan tiga kali surat peringatan yang sebelumnya dilayangkan Satpol PP Jakarta Selatan untuk mengosongkan area tersebut.

Baca Juga :  Jaksel Percepat Program Pilah Sampah, Seluruh RT Ditargetkan Terlibat

Dari pantauan di lapangan, sebuah alat berat dikerahkan untuk merobohkan bangunan semi permanen di sepanjang trotoar kawasan Barito.

Sementara itu, puluhan petugas berbaju oranye tampak sibuk mengangkut puing-puing bangunan, besi, dan sisa material lapak ke dalam truk pengangkut milik Dinas Lingkungan Hidup.

Jalan di sekitar lokasi sempat dialihkan sementara demi kelancaran kegiatan.

Kini, area yang sebelumnya dipenuhi lapak pedagang mulai tampak bersih dan kembali terbuka, menandakan dimulainya proses revitalisasi taman kota yang telah lama direncanakan.

Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar mengatakan, penertiban ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dalam menata ulang kawasan publik yang selama ini difungsikan sebagai tempat berdagang sementara.

Baca Juga :  Ucapkan Sumpah, Bastian Simanjuntak Diingatkan Fungsi dan Tugas Anggota DPRD DKI

“Penertiban ini merupakan bagian dari rencana revitalisasi Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser. Para pedagang eks lokasi sementara telah kami berikan sosialisasi dan surat peringatan satu sampai tiga, namun karena tidak juga mengosongkan tempat usaha, maka kami laksanakan penertiban terpadu,” jelas M. Anwar dalam keterangan persnya, Senin (27/10/2025).

Anwar menjelaskan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan sebelumnya melalui Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) telah memberikan sosialisasi dan menawarkan relokasi ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung (SFKLA) yang dinilai lebih layak, higienis, dan strategis untuk kegiatan usaha para pedagang.

Baca Juga :  Bikin Macet Horor, Rekayasa Lalin Pertigaan Santa Dibatalkan, Beton Penutup Jalan Dibuka 

“Secara legalitas, penempatan loksem JS 25, 26, 30, dan 96 telah habis masa berlakunya dan tidak diperpanjang. Karena itu, tempat usaha harus dikembalikan dalam keadaan kosong seperti semula,” kata Anwar.

Lebih lanjut, Anwar menjelaskan bahwa pedagang yang telah mendaftar untuk pindah ke SFKLA akan segera difasilitasi perpindahannya oleh Suku Dinas PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Selatan, agar kegiatan usaha mereka tetap berjalan dengan baik di tempat baru.

“Untuk pengangkutan barang-barang pedagang juga sudah kita siapkan truk Satpol PP, kita bantu agar fungsi taman sebagai ruang terbuka hijau yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...