Kamis, April 16, 2026

Tangsel Berduka, Korban Meninggal Bus Wisata Masuk Jurang di Guci Tegal Bertambah jadi 2 Orang

WIB

Aliansi.co, Tangsel- Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengabarkan bertambahnya korban meninggal dalam kecelakaan bus wisata masuk jurang di kawasan wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah, Minggu (7/5/2023).

Pada Senin (8/5/2023) dinihari, korban meninggal dikabarkan bertambah menjadi 2 orang.

Kabar duka tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan.

Pilar mengatakan, Saribin atau Ibin (50 tahun) warga Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, meninggal pada Senin dinihari setelah sempat menjalani perawatan di RS Soesila, Tegal.

Sebelumnya korban tewas atas nama Maja Bin H Sitem usia 60 tahun warga Kampung Pondok Serut RT 05 RW 03 Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Atasi Banjir di Cilandak Timur, Pembangunan Turap Kali Krukut Dikebut

Maja meninggal dunia saat menjalani perawatan di Puskesmas Bumijawa, pada Minggu (7/5/2023) malam.

“Awalnya ada tiga orang mengalami luka berat dan kritis yang dirawat di rumah sakit setempat. Pada pukul 02.00 WIB saya mendapat informasi satu lagi meninggal dunia atas nama Bapak Saribin atau Idin, ” kata Pilar.

Pilar mengatakan, korban meninggal dunia atas nama Idin langsung diberangkatkan ke rumah duka ke Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Hadiri Perayaan Natal PGIS Tangsel, Wali Kota: Gereja Sudah Berperan Membangun Masyarakat Kita

Selain itu, 23 orang korban luka-luka akan dibawa untuk dirawat di beberapa rumah sakit di Tangerang Selatan.

“Korban luka akan dirawat di dua rumah sakit, yakni RSU Tangsel yang ada di Pamulang, dan RSU Serpong Utara, ” katanya.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan penyebab kecelakaan yang melibatkan puluhan orang warganya tersebut masih dalam penyelidikan petugas kepolisian setempat.

Keterangan sementara dari petugas dan saksi yang didapat Benyamin, mobil yang terjun ke jurang di objek wisata itu dalam kondisi menyala.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Kirim Ambulans dan Tenaga Medis ke Tegal, Jemput Korban Bus Masuk Jurang di Guci

“Untuk pastinya masih menunggu penjelasan dan hasil penyelidikan polisi, yang pasti, mobil itu dalam kondisi menyala,” katanya.

Dia menjelaskan posisi bus sudah akan meninggalkan lokasi wisata sehingga sopir menyalakan bus untuk menghidupkan AC.

“Posisinya bus menyala, karena sudah mau pergi dari lokasi itu dan mau hidupkan AC. Lalu, sopir sudah menyalakan rem tangan juga, ban pun sudah diganjal batu,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...