Senin, Juli 6, 2026

Tata Kawasan Barito, Pemprov DKI Siapkan Sentra Fauna Jakarta sebagai Pusat Perdagangan Hewan

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan penataan kawasan Barito, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari pembangunan Taman Bendera Pusaka.

Penataan ini dilakukan dengan pendekatan humanis, mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan serta menjaga keberlangsungan usaha para pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menegaskan, penataan kawasan dilakukan secara non-represif dan berorientasi pada dialog.

Baca Juga :  Baru Menjabat, Syafrin Liputo Sampaikan 10 Maklumat Wajib Bagi ASN Jaksel

“Langkah-langkah ini diambil agar proses penataan tidak hanya berpihak pada kepentingan tata ruang kota, tetapi juga menjamin keberlangsungan usaha para pedagang,” ujar Ratu dalam keterangannya, Rabu (6/8/2025).

Ratu menyampaikan, sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan para pedagang, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan pilihan dan fasilitas selama masa transisi penataan.

Para pedagang, kata Ratu, bebas memilih lokasi relokasi sesuai dengan preferensi dan kenyamanan pedagang.

Baca Juga :  Pedagang Barito Diberi SP I, Pemkot Jaksel Dorong Relokasi ke Sentra Fauna Lenteng Agung

Pemprov DKI menyediakan 10 pasar yang dikelola oleh Perumda Pasar sebagai lokasi relokasi.

Pedagang juga gratis menempati kios selama berlangsung transisi penataan.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan Sentra Fauna Jakarta di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sebagai pusat perdagangan hewan peliharaan yang sehat, edukatif, dan modern.

Sentra ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 7.000 meter persegi, dan ditujukan untuk menjadi rumah baru bagi para pedagang hewan sekaligus sebagai pusat edukasi dan wisata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Viral Surat Edaran untuk THR Janda hingga Kasatpol PP Keagungan, Totalnya Mencapai Rp 15 Juta

Ratu menjelaskan, Sentra Fauna Jakarta akan mengusung konsep Pasar hewan modern yang higienis dan ramah lingkungan

“Sentra Fauna Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang pembelajaran dan rekreasi yang menyenangkan bagi keluarga dan pecinta satwa,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...