Minggu, Oktober 18, 2026

Tata Kawasan Barito, Pemprov DKI Siapkan Sentra Fauna Jakarta sebagai Pusat Perdagangan Hewan

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan penataan kawasan Barito, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari pembangunan Taman Bendera Pusaka.

Penataan ini dilakukan dengan pendekatan humanis, mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan serta menjaga keberlangsungan usaha para pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menegaskan, penataan kawasan dilakukan secara non-represif dan berorientasi pada dialog.

Baca Juga :  Pembangunan Sentra Fauna Rampung, Pemkot Jaksel Keluarkan SP-2 untuk Pedagang Pasar Barito

“Langkah-langkah ini diambil agar proses penataan tidak hanya berpihak pada kepentingan tata ruang kota, tetapi juga menjamin keberlangsungan usaha para pedagang,” ujar Ratu dalam keterangannya, Rabu (6/8/2025).

Ratu menyampaikan, sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan para pedagang, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan pilihan dan fasilitas selama masa transisi penataan.

Para pedagang, kata Ratu, bebas memilih lokasi relokasi sesuai dengan preferensi dan kenyamanan pedagang.

Baca Juga :  Payung Hukum Masih Digodok, 40 Sekolah Swasta di Jakarta Mulai Uji Coba Gratis

Pemprov DKI menyediakan 10 pasar yang dikelola oleh Perumda Pasar sebagai lokasi relokasi.

Pedagang juga gratis menempati kios selama berlangsung transisi penataan.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan Sentra Fauna Jakarta di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sebagai pusat perdagangan hewan peliharaan yang sehat, edukatif, dan modern.

Sentra ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 7.000 meter persegi, dan ditujukan untuk menjadi rumah baru bagi para pedagang hewan sekaligus sebagai pusat edukasi dan wisata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Percepat Pembangunan Sentra Fauna dan Pusat Kuliner Lenteng Agung, Target Tiga Bulan Rampung

Ratu menjelaskan, Sentra Fauna Jakarta akan mengusung konsep Pasar hewan modern yang higienis dan ramah lingkungan

“Sentra Fauna Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang pembelajaran dan rekreasi yang menyenangkan bagi keluarga dan pecinta satwa,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...