Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai pembongkaran tiang-tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Januari 2026.
Setelah dibongkar, besi-besi dari tiang monorel tersebut akan disimpan sementara oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan sebelum diserahkan kepada PT Adhi Karya.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal mengatakan, langkah penyimpanan sementara ini dilakukan agar proses administrasi dan penyerahan aset berjalan dengan tertib.
“Besi tiang yang sudah dibongkar kita simpan dulu. Selanjutnya koordinasi dengan Adhi Karya untuk penyerahannya. Kita tidak mau ada masalah,” ujar Rifki kepada wartawan, Selasa (21/10/2025).
Rifki menjelaskan, pembongkaran akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung pada 2027.
Adapun jumlah tiang monorel di sepanjang koridor Rasuna Said mencapai lebih dari 90 unit.
“Itu kita lakukan bertahap. Kalau tidak salah, pembongkaran itu (target) rampung pada April 2027,” katanya.
Untuk menghindari gangguan lalu lintas, proses pembongkaran akan dilaksanakan pada malam hari.
“Pengerjaannya dilakukan pada malam hari. Kalau siang kan risiko juga, pengerjaan pembongkaran itu khawatir betonnya terkena kendaraan,” jelas Rifki.
Penataan Seperti Kawasan Sudirman–Thamrin
Setelah seluruh tiang monorel dibongkar, lahan bekas proyek yang terbengkalai hampir dua dekade itu akan disulap menjadi jalan dan trotoar yang lebih lebar, menyerupai konsep kawasan Sudirman–Thamrin.
“Setelah kita bongkar, kita lihat strukturnya. Nanti elevasinya disamakan, dibentuk, lalu diaspal juga. Kurang lebih serupa Sudirman, jadi nanti tuh jalan-jalan,” ujar Rifki.
Proyek penataan ini merupakan bagian dari program revitalisasi Kota Jakarta yang digagas Pemprov DKI untuk mempercantik wajah kota dan memperbaiki infrastruktur publik, khususnya di kawasan bisnis Kuningan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono menegaskan, penataan Rasuna Said akan memperluas ruang publik dan meningkatkan kenyamanan warga.
“Kami perbaiki dan kami buat jalan lebih lebar, tempat monorelnya kami hilangkan, dan saya yakin akan membuat Rasuna Said, Kuningan itu menjadi jalan yang lebih baik. Trotoar pedestrian di kiri kanannya nanti akan kami perbaiki sehingga yang baik tidak hanya di Sudirman–Thamrin,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Dengan pembongkaran dan penataan ulang ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap kawasan HR Rasuna Said dapat kembali menjadi ruang publik yang modern, rapi, dan ramah pejalan kaki, sejalan dengan wajah baru Jakarta pasca-pemindahan Ibu Kota.
