Sabtu, Juli 4, 2026

Viral Caleg Nyaru Nelayan Tolak Makan Siang Gratis, Prabowo: Dia Harusnya Bintang Sinetron

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyindir sosok calon legislatif (caleg) yang menyaru jadi seorang nelayan dan viral di media sosial.

Prabowo kesal karena caleg yang menyamar jadi nelayan tersebut menolak progam makan siang gratis yang diusulkannya.

Apalagi belakangan diketahui, nelayan palsu itu ternyata seorang caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bernama Sappe.

“Ada yang tidak setuju, ada yang nyamar sebagai nelayan. Berani-berani ya, nyamar sebagai nelayan, nyamar sebagai petani, dan mengatakan kami tidak perlu makan gratis,” ujar Prabowo saat menghadiri kampanye akbar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung pada Kamis (8/2/2024).

Baca Juga :  Demokrat Sebut Ada Skenario di Balik Survei Kekalahan Anies Baswedan

Prabowo menyampaikan akting yang dipertontonkan caleg PKS di hadapan capres nomor urut 1 Anies Baswedan itu, layak mendapatkan penghargaan seperti Piala Citra ataupun Piala Oscar.

“Itu sedang diusulkan menerima Piala Citra atau menerima Oscar. Itu lumayan, dia jangan jadi caleg, dia harusnya bintang sinetron,” ungkap Prabowo.

Sebuah video viral beredar di media sosial yang memperlihatkan sosok seorang pria yang menangis kepada capres paslon nomor urut 1 Anies Baswedan saat ia berkampanye di Lapangan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan pada Selasa 6 Februari 2024.

Baca Juga :  Beda dengan Prabowo, Gibran Tak Diundang di Sidang Tahunan MPR, Gegara Apa?

Pria tersebut menangis sesegukan hingga mengemis kepada Anies Baswedan sambil mengutarakan keluhan nasib nelayan.

Ia juga menyampaikan betapa mirisnya kehidupan masyarakat nelayan yang sangat sulit untuk mendapatkan bahan bakar.

“Saya nelayan atas nama Sappe mewakili seluruh lapisan masyarakat khususnya Sulawesi Selatan, masyarakat nelayan yang selama ini di mana kami susah mendapatkan bahan bakar pak,” katanya.

Baca Juga :  Bawa Kertas Tentang Aturan Presiden Boleh Kampanye, Jokowi: Ini Saya Tunjukin, Jelas!

“Di mana-mana kami sulit mendapatkan Pak, begitu juga saudara-saudara kami para petani sudah sulit. Oleh karena itu, Pak, kami tak butuh makan gratis, kami tak butuh susu gratis Pak,” katanya sambil terisak di hadapan Anies.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...