Sabtu, Oktober 3, 2026

Viral Caleg Nyaru Nelayan Tolak Makan Siang Gratis, Prabowo: Dia Harusnya Bintang Sinetron

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyindir sosok calon legislatif (caleg) yang menyaru jadi seorang nelayan dan viral di media sosial.

Prabowo kesal karena caleg yang menyamar jadi nelayan tersebut menolak progam makan siang gratis yang diusulkannya.

Apalagi belakangan diketahui, nelayan palsu itu ternyata seorang caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bernama Sappe.

“Ada yang tidak setuju, ada yang nyamar sebagai nelayan. Berani-berani ya, nyamar sebagai nelayan, nyamar sebagai petani, dan mengatakan kami tidak perlu makan gratis,” ujar Prabowo saat menghadiri kampanye akbar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung pada Kamis (8/2/2024).

Baca Juga :  Daftar ke KPU Depok, Bacaleg Perindo Pamer Ford Mustang Rp 2,4 Miliar

Prabowo menyampaikan akting yang dipertontonkan caleg PKS di hadapan capres nomor urut 1 Anies Baswedan itu, layak mendapatkan penghargaan seperti Piala Citra ataupun Piala Oscar.

“Itu sedang diusulkan menerima Piala Citra atau menerima Oscar. Itu lumayan, dia jangan jadi caleg, dia harusnya bintang sinetron,” ungkap Prabowo.

Sebuah video viral beredar di media sosial yang memperlihatkan sosok seorang pria yang menangis kepada capres paslon nomor urut 1 Anies Baswedan saat ia berkampanye di Lapangan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan pada Selasa 6 Februari 2024.

Baca Juga :  Bertemu Prabowo di Kertanegara, Zulhas Buka-bukaan untuk Koalisi Kebangsaan

Pria tersebut menangis sesegukan hingga mengemis kepada Anies Baswedan sambil mengutarakan keluhan nasib nelayan.

Ia juga menyampaikan betapa mirisnya kehidupan masyarakat nelayan yang sangat sulit untuk mendapatkan bahan bakar.

“Saya nelayan atas nama Sappe mewakili seluruh lapisan masyarakat khususnya Sulawesi Selatan, masyarakat nelayan yang selama ini di mana kami susah mendapatkan bahan bakar pak,” katanya.

Baca Juga :  Bawaslu Wanti-wanti Munculnya Ancaman Nonmiliter di Pemilu 2024

“Di mana-mana kami sulit mendapatkan Pak, begitu juga saudara-saudara kami para petani sudah sulit. Oleh karena itu, Pak, kami tak butuh makan gratis, kami tak butuh susu gratis Pak,” katanya sambil terisak di hadapan Anies.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...