Sabtu, Juli 4, 2026

Wah! Lukisan SBY Terlelang dengan Harga Fantastis, Pembelinya Petinggi Partai Demokrat

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Lukisan karya Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terjual dengan harga fantastis.

Lukisan bertajuk Kabut Pagi di Dusun Sunyi itu, terjual dalam acara lelang yang digelar Jogja Disability Arts dan Yayasan Urun Daya Kota di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (24/8/2023) malam.

Dalam video singkat, tampak SBY menceritakan bahwa objek lukisan itu dipilih karena ingin memperlihatkan bagaimana keindahan yang telah diciptakan Tuhan.

“Dan kalau kita sering melihat keindahan alam, suasana yang teduh, hati kita ikut teduh. Pemandangan alam yang indah, rasanya kita makin menyukai keindahan,” kata SBY dalam video tersebut.

Baca Juga :  Jokowi Minta Pj Kepala Daerah Selesaikan Percikan Politik di Wilayahnya: Kalau Kelas Berat Langsung ke Saya

SBY mengaku memiliki pesan moral sendiri terkait lukisan pemandangan tersebut.

Kata dia, jika manusia, masyarakat, mencintai perdamaian, keindahan, kerukunan, maka hasilnya akan bagus.

“Jadi melalui lukisan pun kita bisa memberikan andil untuk menciptakan kehidupan masyarakat di negeri yang kita cintai ini agar menjadi masyarakat yang baik. The good society,” ujarnya

Baca Juga :  Beda dengan Prabowo, Gibran Tak Diundang di Sidang Tahunan MPR, Gegara Apa?

Dalam proses lelang, lukisan SBY awalnya dibuka dengan harga Rp135 juta.

Seketika banyak tamu yang hadir tunjuk tangan dengan tawaran awal tersebut.

Namun tak sampai semenit, tamu lainnya langsung menaikkan tawaran menjadi Rp 200 juta.

Lelang pun berlangsung seru karena para tamu yang hadir menginginkan lukisan karya SBY itu.

Bahkan, kelipatan penawaran harga yang awalnya hanya Rp10 juta, melonjak hingga berlipat-lipat.

Mulai dari Rp230 juta, Rp250 juta, Rp300 juta, lalu melonjak menjadi Rp400 juta, hingga tembus di angka Rp510 juta.

Baca Juga :  Demokrat Daftarkan 580 Bacaleg ke KPU, Target Pemilu 2024 Rebut 85 Kursi DPR

Sampai akhirnya, lukisan tersebut diperebutkan oleh tiga orang, yakni anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Wakil Ketua MPR Syarief Hasan.

Lalu, calon anggota legislatif (caleg) Partai Demokrat Rinto Subekti, dan pria bernama Miftah Sobri.

Miftah Sobri membuka penawaran sebesar Rp475 juta.

Kemudian, penawaran itu ditawar lagi oleh Rinto dengan harga Rp500 juta.

Dan akhirnya lukisan itu terjual kepada Syarief Hasan dengan menaikkan tawarannya menjadi Rp510 juta.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...