Rabu, Agustus 19, 2026

Wali Kota Minta Kontingen Jumbara PMR Jaksel Jaga Nama Baik

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhammad Anwar menekankan bahwa kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) bukan sekedar ajang berkumpul dan bermain.

Anwar menegaskan anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang dikirim sebagai peserta kontingen Jumbara dapat menjaga nama baik Jakarta Selatan dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Hal itu disampaikan Anwar saat melepas ratusan PMR Jakarta Selatan yang akan mengikuti Jumbara di Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Migrasi Naik Penyidikan, Kejati DKI Geledah Rumah dan Kantor di Jakarta Selatan

“Kegiatan Jumbara akan membentuk pribadi yang tangguh, peduli dan berjiwa sosial tinggi, nilai-nilai tersebut sangat dibutuhkan oleh bangsa ini di masa depan,” ujar Anwar, Selasa (1/7/2025).

Anwar juga meminta kepada para peserta kontingen, untuk menjaga nama baik Jakarta Selatan dengan menunjukkan semangat, sportivitas dan sikap terbaik selama mengikuti Jumbara selama tiga hari di Cibubur.

“Peserta ini nantinya sepulang Jumbara, saya harapkan menjadi agen perubahan baik di sekolah atau pun lingkungannya, terutama dalam hal atau perilaku negatif seperti, tawuran dan kenalan remaja, mereka harus bisa menjadi pelopor untuk menghindari hal itu,” tuturnya.

Baca Juga :  Ratusan ASN Pemkot Jaksel Serukan Ikrar Netralitas Pemilu 2024

Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Selatan, Abdul Haris, menjelaskan, pada tahun ini ada sebanyak 219 peserta dari PMI Jakarta Selatan yang mengikuti kegiatan Jumbara selama tiga hari pada 30 Juni hingga 2 Juli 2025.

Adapun peserta terdiri dari PMR tingkat Mula sebanyak 40 orang, PMR tingkat Madya 65 orang, PMR tingkat Wira 60 orang, 24 dari unsur pembina atau guru dan sisanya merupakan petugas dari unsur PMI Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Tak Penuhi Syarat PBG, Lapangan Padel Mewah di Puri Kembangan Disegel Permanen

“Jadi mereka para peserta ini telah mengikuti seleksi yang sangat ketat dalam beberapa waktu lalu, total ada 61 sekolah kita libatnya, baik swasta, negeri ataupun madrasah. Mereka harus serius, karena nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat yang bisa dipakai dalam proses penerimaan siswa baru sekolah,” ucapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...