Senin, April 20, 2026

Wali Kota Jaksel Resmikan Jembatan Antar Kampung: Saya Beri Nama JAK Pulpen

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin meresmikan pembangunan jembatan yang menghubungkan dua kampung di Kecamatan Pancoran dan Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pembangunan Jembatan Antar Kampung (JAK) ini untuk menghubungkan Kampung Pulo RW 05 Kelurahan Kalibata, Pancoran, dengan wilayah RW 08 Kelurahan Pejaten Barat, Pasar Minggu.

“Jembatan ini saya beri nama JAK Pulpen atau Pulo-Pejaten. Dengan mengucap bismillah, jembatan ini saya resmikan,” kata Munjirin seraya menggunting pita peresmian, Selasa (26/11/2024).

Baca Juga :  Pemprov Diminta Hadir Atasi Pinjol, Asperek DKI: Kita Fokus Perkembangan UMKM

Munjirin menyampaikan, jembatan yang membentang di atas Kali Sarua tersebut dibangun sepanjang 10 meter dengan lebar 1,5 meter.

Jembatan dibangun mulai September hingga November 2024 oleh Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Jakarta Selatan.

JAK ini, lanjut Munjirin difungsikan dengan sistem buka tutup agar bisa dilewati alat berat yang akan melakukan pengurasan lumpur di kali.

“Jadi kita bangun jembatan ini karena sebelumnya lokasi ini seringkali tergenang dan di saat tim pengurasan Kali Sarua ingin melakukan pekerjaannya, jembatan antar kampung di sini terlalu rendah sehingga alat berat tidak dapat melaluinya,” ujarnya.

Baca Juga :  Musrenbang di Pulo dan Melawai, Pembangunan Saluran Jadi Usulan Prioritas Warga

Ia berharap, pembangunan JAK dengan sistem buka tutup ini menjadi contoh bagi Sudin terkait lainnya.

“Tentunya sesudah dibangun rapi seperti ini, saya minta bukan hanya pemerintah saja yang melakukan pemeliharaan, namun dari masyarakat juga saya mohon untuk menjaga agar jembatannya terus bisa berfungsi dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Pejaten Barat, Sarmilah (60) mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah membangun jembatan yang sangat kokoh dan cantik ini.

Baca Juga :  Soal Tempat Hiburan di Senopati Disegel Bareskrim, Heru Budi: Secara Otomatis Izin Dicabut

“Semoga jembatan ini terus memberikan manfaat bagi kami warga kedua kampung atau warga lainnya yang melintasi jembatan ini baik berjalan kaki atau menggunakan kendaraan bermotor untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dana Umat Rp28 Miliar Diduga Digelapkan, BNI Janji Kembalikan Bertahap

Aliansi.co, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan akan mengembalikan dana umat senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan dalam kasus...

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...