Senin, Juni 1, 2026

Buntut Pesta LGBT, Pemkot Jaksel Soroti Dua Hal Ini di Bunker Bar Permata Hijau

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyoroti dua hal ini di Bunker Bar di ITC Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dua hal ini direkomendasikan buntut penggerebekan pesta LGBT di Bunker Bar pada malam tahun baru 2025 lalu.

Saat digerebek warga, puluhan pemuda didapati sedang pesta di bar tersebut.

Penggerebekan pesta LGBT divideokan warga dan viral di media sosial.

Usai viral, pemilik Bunker Bar memilih tutup.

Menindaklanjuti hal itu, Pemkot Jaksel menekankan dua hal sebagai rekomendasi untuk bar LGBT tersebut.

Rekomendasi itu terungkap dalam rapat koordinasi di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2025).

Baca Juga :  Nomenklatur Puskesmas di DKI Jakarta Berubah, Begini Status Peserta BPJS Kesehatan

Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Kota Jakarta Selatan Ali Murthado, dan dihadiri Lurah Gorogol Utara, Camat Kebayoran Lama, Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), serta Satpol PP Jakarta Selatan.

“Jadi hasil rapat terkait Bunker Bar ada dua hal yang direkomendasikan, yaitu pencabutan izin (usaha) dan peninjauan lapangan,” kata Kepala Seksi Trantibum Satpol PP Jakarta Selatan Adji Kumala, dihubungi Kamis (9/1/2025).

Adji mengatakan, terkait izin usaha pimpinan meminta Sudin Parekraf untuk mengeluarkan rekomendasi pencabutan.

Sudin Parekraf ditekankan segera menerbitkan rekomendasi pencabutan seluruh perizinan Bunker Bar jika terbukti menjadi tempat pesta LGBT seperti dilaporkan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Satpol PP Jaksel Tertibkan 56.863 APK Pemilu, Paling Banyak Bendera Parpol

“Kalau soal perizinan semua ada, makanya kalau terbukti ada LGBT Sudin Parekraf rekomendasi pencabutan semua izinnya,” ujarnya.

Terkait peninjauan lapangan, lanjutnya, pimpinan rapat merekomendasikannya kepada jajaran Satpol PP.

Satpol PP, kata dia, diinstruksikan terus melakuan peninjauan lapangan untuk memastikan penutupan Bunker Bar secara permanen, dan bukan tutup akal-akalan.

“Kita diminta terus melakukan peninjauan lapangan masih buka atau benar tutup permanen. Itu nanti kita periksa secara random, ninjau dadakan begitu,” tandasnya.

Diketahui, dalam penggerebekan malam tahun baru lalu, warga tidak memberitahukan kepada Satpol PP maupun pihak kepolisian.

Baca Juga :  Saat Ketua DPRD DKI jadi Pendengar Kasus Dugaan Salah Bayar Lahan Flyover Senilai Rp 35 Miliar

Lurah Grogol Utara Muhammad Rasyid Darwis mengatakan, warga memilih tidak melapor karena sudah melakukan mediasi dengan pihak bar dan pengelola mall.

“Mereka tidak melapor karena sudah dimediasi oleh pihak kecamatan,” kata Rasyid.

Rasyid mengungkapkan, mediasi dilakukan sebanyak tiga kali.

Namun hanya satu kali mediasi yang difasilitasi oleh pihak Kecamatan Kebayoran Lama.

Mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menutup Bunker Bar secara permanen.

“Ada sekira tiga kali (mediasi). Tapi dari pemerintah baru sekali, kecamatan. Kesepakatannya menutup dan dari warga juga menolak,” ungkap Darwis.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...