Selasa, September 1, 2026

Buntut Pesta LGBT, Pemkot Jaksel Soroti Dua Hal Ini di Bunker Bar Permata Hijau

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyoroti dua hal ini di Bunker Bar di ITC Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dua hal ini direkomendasikan buntut penggerebekan pesta LGBT di Bunker Bar pada malam tahun baru 2025 lalu.

Saat digerebek warga, puluhan pemuda didapati sedang pesta di bar tersebut.

Penggerebekan pesta LGBT divideokan warga dan viral di media sosial.

Usai viral, pemilik Bunker Bar memilih tutup.

Menindaklanjuti hal itu, Pemkot Jaksel menekankan dua hal sebagai rekomendasi untuk bar LGBT tersebut.

Rekomendasi itu terungkap dalam rapat koordinasi di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2025).

Baca Juga :  Pesta Seks Gratis Sesama Jenis Digerebek Polisi, Kondom hingga Obat Anti HIV Disita

Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Kota Jakarta Selatan Ali Murthado, dan dihadiri Lurah Gorogol Utara, Camat Kebayoran Lama, Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), serta Satpol PP Jakarta Selatan.

“Jadi hasil rapat terkait Bunker Bar ada dua hal yang direkomendasikan, yaitu pencabutan izin (usaha) dan peninjauan lapangan,” kata Kepala Seksi Trantibum Satpol PP Jakarta Selatan Adji Kumala, dihubungi Kamis (9/1/2025).

Adji mengatakan, terkait izin usaha pimpinan meminta Sudin Parekraf untuk mengeluarkan rekomendasi pencabutan.

Sudin Parekraf ditekankan segera menerbitkan rekomendasi pencabutan seluruh perizinan Bunker Bar jika terbukti menjadi tempat pesta LGBT seperti dilaporkan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Rapat dengan Pimpinan KPK, Pramono Komitmen Jakarta Bersih dan Bebas Korupsi

“Kalau soal perizinan semua ada, makanya kalau terbukti ada LGBT Sudin Parekraf rekomendasi pencabutan semua izinnya,” ujarnya.

Terkait peninjauan lapangan, lanjutnya, pimpinan rapat merekomendasikannya kepada jajaran Satpol PP.

Satpol PP, kata dia, diinstruksikan terus melakuan peninjauan lapangan untuk memastikan penutupan Bunker Bar secara permanen, dan bukan tutup akal-akalan.

“Kita diminta terus melakukan peninjauan lapangan masih buka atau benar tutup permanen. Itu nanti kita periksa secara random, ninjau dadakan begitu,” tandasnya.

Diketahui, dalam penggerebekan malam tahun baru lalu, warga tidak memberitahukan kepada Satpol PP maupun pihak kepolisian.

Baca Juga :  Terbukti Tempat Pesta LGBT, Pemkot Jaksel Rekomendasikan Cabut Izin Bunker Bar

Lurah Grogol Utara Muhammad Rasyid Darwis mengatakan, warga memilih tidak melapor karena sudah melakukan mediasi dengan pihak bar dan pengelola mall.

“Mereka tidak melapor karena sudah dimediasi oleh pihak kecamatan,” kata Rasyid.

Rasyid mengungkapkan, mediasi dilakukan sebanyak tiga kali.

Namun hanya satu kali mediasi yang difasilitasi oleh pihak Kecamatan Kebayoran Lama.

Mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menutup Bunker Bar secara permanen.

“Ada sekira tiga kali (mediasi). Tapi dari pemerintah baru sekali, kecamatan. Kesepakatannya menutup dan dari warga juga menolak,” ungkap Darwis.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...