Aliansi.co, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto dan Raja Yordania Raja Abdullah II bin Al-Hussein menunjukkan hubungan persahabatan mereka yang sudah terjalin lama.
Momen itu terlihat saat pertemuan di Istana Al Husseiniya, Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiyah, pada Senin, 14 April 2025 waktu setempat.
Dalam pertemuan itu, Raja Abdullah II mengakui bahwa hubungan persahabatan baik mereka telah terjalin sejak masa muda sebagai prajurit.
“Saudaraku, atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh delegasi Yordania di sini, merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menyambut Anda dalam kunjungan resmi pertama Anda ke Yordania sebagai Presiden Indonesia,” kata Raja Abdullah II, dikutip Selasa (15/4/2025).
“Anda dan saya memiliki persahabatan yang telah terjalin selama berpuluh-puluh tahun sejak kita masih menjadi prajurit muda, dan itu adalah sesuatu yang tidak pernah saya lupakan,” sambungnya.
Dalam pertemuan itu, Raja Abdullah II juga memuji kepemimpinan Prabowo yang telah merespons situasi di kawasan Timur Tengah yang saat ini tengah mengalami ketidakstabilan akibat perang di Gaza, Lebanon, dan Suriah.
“Saya benar-benar meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Anda, Indonesia akan memainkan peran penting bagi kita semua dalam mengatasi banyak persoalan,” ucap Raja Abdullah II.
Presiden Prabowo pun membalas sambutan hangat tersebut dengan menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas persahabatan lama yang telah terjalin erat antara dirinya dan Raja Abdullah II.
Selain itu, Prabowo juga mengapresiasi hubungan baik antara Indonesia dan Yordania.
“Yordania telah lama menjadi sahabat baik bagi Indonesia, dan kami selalu merasa memiliki solidaritas dengan Anda. Kita (Indonesia dan Yordania) merupakan negara yang berada pada garis terdepan dalam membela kepentingan rakyat Palestina,” ujarnya.
Prabowo turut menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya mencari solusi damai yang adil dan seimbang di kawasan tersebut.
“Indonesia sangat mendukung hak rakyat Palestina untuk merdeka dan memiliki negara sendiri,” tandasnya.
