Selasa, Mei 19, 2026

Terekam CCTV, Perampokan Minimarket di Tanah Abang Ternyata Diotaki Ordal 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polisi mengungkap kasus perampokan bersenjata di minimarket kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, perampokan terjadi pada Kamis 15 Mei 2025 sekitar pukul 04.28 WIB.

Hasil pengungkapan pihak kepolisian, aksi perampokan itu ternyata diotaki oleh orang dalam alias ordal.

Hal itu terungkap setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku inisial DFS (26), TA (25) dan AYA (24).

Adapun AYA merupakan ordal atau asisten kepala toko di minimarket tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, perampokan berawal dari asisten toko AYA mengambil sendiri uang Rp20 juta dari brankas dan menyerahkannya kepada DFS.

Baca Juga :  ASN DKI Besok Mulai Ngantor, Dilarang Halalbihalal Lebaran

Kemudian, uang itu di-top-up pelaku DFS ke saldo dompet digital melalui kasir.

“AYA mengambil uang Rp 20 juta di brankas toko dan kemudian menyerahkan kepada tersangka DFS di area WC toko Alfamart dan kemudian di-top-up di kasir,” kata Ade Ary dalam ketarangannya, dikutip Senin (19/5/2025).

Usai melakukan top-up, DFS berpura-pura minta izin ke toilet untuk buang air kecil.

Baca Juga :  Sudinhub Jaksel Tertibkan Parkir Liar di Setiabudi, 9 Motor Langsung Diangkut Pakai Truk

Namun, pelaku DFS naik ke lantai dua tempat brankas yang berisi uang.

Sementara itu, TA masuk toko berpura-pura membeli rokok dan jajanan.

Dia meneliti situasi sambil mengalihkan perhatian kasir.

“Di atas sudah ada AYA tengah menghitung uang pick-up sales, seperti yang diskenariokan sejak jauh-jauh hari,” ujar Ade Ary.

DFS kemudian memukul AYA dan menodongkannya dengan pistol mainan.

DFS lalu membawa kabur uang senilai hampir Rp 50 juta dan sebuah iPhone milik AYA.

“Kemudian DFS turun dengan membawa uang tersebut serta satu unit ponsel milik AYA dan langsung meninggalkan toko kemudian disusul tersangka TA yang menunggu di bawah,” bebernya.

Baca Juga :  Aspirasi Banjir Mengemuka dalam Forum Kelurahan Pejaten Timur

Usai mendapat laporan, polisi turun melakukan penyedilikan dan mengamankan rekaman CCTV dan meminta keterangan dari sejumlah saksi hingga akhirnya berhasil meringkus DFS dan TA di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dari keterangan keduanya, pelaku mengaku dibantu AYA yang merupakan ordal.

“Seolah-olah terjadi perampokan dengan cara menyuruh temanya untuk menendang, memukul, menodong dengan senjata mainan, mengikat tangan dan kaki korban dan melakban mulut korban,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...