Rabu, April 22, 2026

Wali Kota Minta Kontingen Jumbara PMR Jaksel Jaga Nama Baik

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhammad Anwar menekankan bahwa kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) bukan sekedar ajang berkumpul dan bermain.

Anwar menegaskan anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang dikirim sebagai peserta kontingen Jumbara dapat menjaga nama baik Jakarta Selatan dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Hal itu disampaikan Anwar saat melepas ratusan PMR Jakarta Selatan yang akan mengikuti Jumbara di Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur.

Baca Juga :  DPRD Soroti Kontraktor Pemenang Lelang Proyek Sekolah dan Puskesmas di Jakarta

“Kegiatan Jumbara akan membentuk pribadi yang tangguh, peduli dan berjiwa sosial tinggi, nilai-nilai tersebut sangat dibutuhkan oleh bangsa ini di masa depan,” ujar Anwar, Selasa (1/7/2025).

Anwar juga meminta kepada para peserta kontingen, untuk menjaga nama baik Jakarta Selatan dengan menunjukkan semangat, sportivitas dan sikap terbaik selama mengikuti Jumbara selama tiga hari di Cibubur.

“Peserta ini nantinya sepulang Jumbara, saya harapkan menjadi agen perubahan baik di sekolah atau pun lingkungannya, terutama dalam hal atau perilaku negatif seperti, tawuran dan kenalan remaja, mereka harus bisa menjadi pelopor untuk menghindari hal itu,” tuturnya.

Baca Juga :  Musrenbang di Pulo dan Melawai, Pembangunan Saluran Jadi Usulan Prioritas Warga

Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Selatan, Abdul Haris, menjelaskan, pada tahun ini ada sebanyak 219 peserta dari PMI Jakarta Selatan yang mengikuti kegiatan Jumbara selama tiga hari pada 30 Juni hingga 2 Juli 2025.

Adapun peserta terdiri dari PMR tingkat Mula sebanyak 40 orang, PMR tingkat Madya 65 orang, PMR tingkat Wira 60 orang, 24 dari unsur pembina atau guru dan sisanya merupakan petugas dari unsur PMI Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Tambah Anggaran Rp 16 Miliar, Pemprov DKI Perbanyak Kuota Mudik Gratis 2025

“Jadi mereka para peserta ini telah mengikuti seleksi yang sangat ketat dalam beberapa waktu lalu, total ada 61 sekolah kita libatnya, baik swasta, negeri ataupun madrasah. Mereka harus serius, karena nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat yang bisa dipakai dalam proses penerimaan siswa baru sekolah,” ucapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...

Dana Umat Rp28 Miliar Diduga Digelapkan, BNI Janji Kembalikan Bertahap

Aliansi.co, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan akan mengembalikan dana umat senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga digelapkan dalam kasus...

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...