Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mengebut pembangunan Sentra Fauna dan pusat kuliner yang berlokasi di Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa.
Proyek yang juga menjadi bagian dari rencana relokasi pedagang Pasar Barito ini ditargetkan selesai pada akhir September 2025.
Camat Jagakarsa Santoso mengatakan, monitoring pembangunan Sentra Fauna dan pusat kuliner terus dilakukan bersama unit terkait.
“Kami hingga saat ini terus melakukan monitoring proses pengerjaan Sentra Fauna Lenteng Agung yang dilakukan oleh unit terkait,” ujar Santoso saat duhubungi, Kamis (21/8/2025).
Ia menambahkan, kehadiran Sentra Fauna dan pusat kuliner tersebut diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi para pedagang.
“Tentunya harapan kita lokasi ini bisa menjadi tempat yang sesuai bagi pedagang serta berdampak positif terhadap perputaran ekonomi di wilayah Jagakarsa,” lanjutnya.
Santoso juga mengungkapkan bahwa pihak kecamatan telah melakukan sosialisasi kepada warga dan pengurus lingkungan terkait rencana pemindahan pedagang dari Pasar Barito ke kawasan Lenteng Agung.
“Belum lama ini kami lakukan sosialisasi dan diskusi kembali di kantor Kelurahan Lenteng Agung bersama pengurus lingkungan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur lainnya,” jelasnya.
Dari hasil pertemuan tersebut, kata Santoso, mayoritas warga menyatakan dukungan atas pembangunan kantor, pasar hewan, serta sentra kuliner di wilayah mereka.
“Hasilnya, warga mendukung adanya kantor dan pasar hewan serta sentra kuliner di wilayahnya,” pungkas Santoso.
Santoso menjelaskan, saat ini ada tiga alat berat dan satu truk besar yang dikerahkan Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk mempercepat pengerjaan pembuatan akses jalan di lokasi.
Ia menyebut pembuatan akses jalan sepanjang 50 meter dengan lebar 6,5 meter untuk memudahkan akses kendaraan operasional dalam proses pembangunan.
“Informasi dari operator target pembuatan jalan tidak sampai satu minggu ini. Semoga pekerjaan selanjutnya bisa segera dilakukan,” ujarnya.
