Selasa, Mei 19, 2026

Prabowo Singgung Peran Pengusaha Besar Usai Lihat Langsung Kondisi Korban Demo

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya atas aksi demonstrasi di sejumlah daerah yang berubah menjadi kerusuhan.

Ia menduga aksi-aksi tersebut ditunggangi oleh pihak-pihak yang memiliki niat merusak, bahkan membawa bahan peledak seperti petasan berukuran besar.

Hal itu diungkapkan Prabowo usai melihat anggota Polri yang menjadi korban kerusuhan di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta, Senin (1/9/2025).

“Kalau demonstran murni yang baik, justru oleh aparat harus dilindungi. Hak menyampaikan pendapat dijamin oleh undang-undang. Tapi ada ketentuannya, demonstrasinya harus damai, harus sesuai undang-undang,” kata Prabowo dilansir dari YouTube Setpres, Selasa (2/9/2025).

Baca Juga :  Legislator Dorong Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Pulau Rempang

Namun, menurut Prabowo, aksi damai tersebut telah ditunggangi oleh oknum-oknum yang membawa unsur kekerasan.

Ia menyebut sejumlah laporan yang diterimanya terkait kedatangan truk-truk yang membawa petasan berdaya ledak tinggi, yang melukai aparat di lapangan.

“Di banyak tempat saya dapat laporan, datang truk-truk. Di situ ada petasan-petasan yang berat, yang besar. Ini anggota banyak kena petasan. Ada yang terbakar leher, ada yang terbakar paha. Bayangkan kalau laki-laki terbakar alat vitalnya. Ini menurut saya sudah perusuh, niatnya membakar,” ungkap Prabowo.

Baca Juga :  Soal Kasus Korupsi BTS, Jokowi Minta Menpora Penuhi Panggilan Kejaksaan dan KPK

Prabowo menegaskan bahwa tindakan anarkis tersebut sudah jauh dari semangat menyampaikan aspirasi.

Ia bahkan menyebut aksi pembakaran gedung dan fasilitas umum sebagai bentuk sabotase terhadap demokrasi dan pembangunan nasional.

“Niatnya bukan menyampaikan pendapat. Niatnya adalah bikin rusuh. Niatnya adalah mengganggu kehidupan rakyat. Niatnya adalah menghancurkan upaya pembangunan nasional untuk menghilangkan kemiskinan,” tegasnya.

Baca Juga :  KPK Sita 11 Mobil dari Rumah Ketum Pemuda Pancasila Japto, Kasus Apa? 

Lalu, Prabowo menyinggung soal peran pengusaha besar dalam pembangunan nasional.

Ia menyampaikan bahwa dirinya telah mengumpulkan para pengusaha besar tersebut untuk mengingatkan agar mereka tidak lupa tanggung jawab sosial kepada rakyat kecil.

“Saya kumpulkan semua pengusaha besar. Saya katakan, kamu sudah besar, kau kerja dan kalau kau kerja dengan baik, kau penting. Berarti kau menciptakan lapangan pekerjaan. Tapi saya harus urus yang paling lemah, yang paling miskin,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...