Kamis, Juli 16, 2026

Terseret Kasus Penebangan Pohon di Kebayoran Lama, Ini Ancaman Sanksi ASN Bina Marga

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Oknum aparatur sipil negara (ASN) Dinas Bina Marga DKI Jakarta yang diduga terlibat dalam penebangan pohon di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terancam sanksi disiplin.

Sanksi disiplin ASN mulai dari teguran hingga pemberhentian dari status kepegawaian alias dipecat.

Kepala Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengatakan saat ini Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta tengah membahas penjatuhan hukuman disiplin terhadap oknum tersebut.

Prosesnya juga berada dalam pengawasan Inspektorat Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga :  Tinjau Proyek Pompa Kemang, Heru Budi: Mudah-mudahan Maret Selesai

“Sedang rapat untuk penjatuhan hukuman disiplin (hukdis) kepada oknum tersebut dan dalam pantauan inspektorat,” ujar Rifki kepada wartawan, dikutip Senin (19/1/2026).

Rifki menjelaskan, penanganan sanksi akan dilakukan langsung oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta karena berkaitan dengan urusan kepegawaian.

Sementara itu, dugaan penebangan ilegal yang dilakukan oknum ASN tersebut masih dalam pengawasan inspektorat untuk ditangani lebih lanjut.

Menurut Rifki, pada lokasi tersebut sebenarnya terdapat izin, namun hanya sebatas penopingan atau pemangkasan pohon, bukan penebangan.

Baca Juga :  Hari Bela Negara ke-77 di Jaksel, Wali Kota Ingatkan Ancaman Nonkonvensional

“Informasinya memang ada izin untuk penopingan pohon tersebut, tapi hanya penopingan, bukan penebangan,” kata Rifki.

Ia mengungkapkan, saat kejadian, oknum ASN tersebut diduga meminta satuan tugas (satgas) Sudin Bina Marga Jakarta Selatan yang tengah melintas untuk berhenti.

Oknum itu kemudian meminta bantuan agar dilakukan penebangan pohon.

“Atas perintah oknum tersebut, penebangan kemudian dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Pertamanan dan Kehutanan (Distamhut) DKI Jakarta juga menerjunkan tim khusus untuk menyelidiki dugaan permintaan penebangan pohon di lokasi yang sama.

Baca Juga :  Terbukti Tempat Pesta LGBT, Pemkot Jaksel Rekomendasikan Cabut Izin Bunker Bar

Pohon tersebut diketahui berada di depan sebuah showroom mobil dan diduga ditebang tanpa izin resmi.

Penyelidikan dilakukan setelah adanya laporan dugaan penebangan pohon yang tidak melalui prosedur perizinan.

Saat ini, penanganan masih berada pada tahap awal berupa pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) untuk memastikan kronologi serta pihak-pihak yang terlibat, baik peminta maupun pelaksana penebangan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...