Selasa, Juni 9, 2026

Pemkot Jaksel Periksa 400 Gedung Bertingkat, Libatkan Tim Gabungan Lintas Instansi

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menargetkan pemeriksaan kelayakan terhadap sekitar 400 gedung bertingkat sepanjang tahun ini.

Pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan tim gabungan lintas instansi.

Pemeriksaan itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur DKI Jakarta untuk memastikan seluruh bangunan di ibu kota memenuhi standar keselamatan dan kelayakan fungsi.

Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) Jakarta Selatan, Andy Lazuardy, mengatakan pemeriksaan gedung dilakukan secara kolaboratif bersama sejumlah instansi terkait.

Meski turun sebagai satu tim, setiap instansi tetap bekerja berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) masing-masing.

“Kita turun sebagai tim gabungan, namun masing-masing instansi memiliki SOP sendiri, maka pelaksanaannya akan terpisah-pisah. Damkar memiliki SOP sendiri yang harus melalui berbagai pengujian, begitu pula dengan K3,” ujar Andy, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Apresiasi Sudin SDA Gercep Perbaiki Turap Longsor Kali Sepak 

Andy menjelaskan, hasil pemeriksaan gedung nantinya harus bermuara pada satu kesimpulan yang jelas mengenai status kelayakan bangunan.

Karena itu, Pemkot Jakarta Selatan tengah merumuskan satu formulasi penilaian yang bisa menjadi acuan bersama lintas instansi.

“Pimpinan meminta kepastian apakah bangunan tersebut layak atau tidak. Oleh karena itu, kami sedang merumuskan formulasi penilaian,” kata dia.

Formulasi tersebut akan menggabungkan hasil pemeriksaan dari berbagai aspek.

Setiap instansi, seperti Sudin Citata, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta unsur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), akan memberikan penilaian dalam bentuk persentase tingkat kelayakan.

Baca Juga :  Kisah Pilu Siswa SMK di Jaksel, Terancam Putus Sekolah gegara Tak Mampu Bayar Karya Wisata ke Bali

“Misalnya, berapa persen tingkat kelayakan dari sisi K3, Damkar, dan Citata. Jika totalnya melampaui angka yang telah disepakati, maka bangunan tersebut dinyatakan layak,” ujar Andy.

Menurut dia, pendekatan tersebut diperlukan agar hasil pemeriksaan teknis yang bersifat kuantitatif dapat diterjemahkan menjadi satu kesimpulan yang mudah dipahami oleh pemangku kebijakan maupun pengelola gedung.

“Jadi, kami perlu mengonversi data kuantitatif menjadi data kualitatif,” katanya.

Andy menegaskan, standar pemeriksaan ini akan diberlakukan untuk seluruh gedung, termasuk bangunan yang telah mengantongi Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Baca Juga :  Tak Hanya AKBP Bintoro, 3 Personil Satreskrim Polres Jaksel Tersandung Dugaan Pemerasan Tersangka Kasus Pembunuhan

Adapun pada tahun ini, Pemkot Jakarta Selatan menargetkan pemeriksaan terhadap sekitar 400 gedung, dengan prioritas bangunan berlantai delapan ke bawah.

“Kami menargetkan tahun ini untuk melakukan survei terhadap sekitar 400 bangunan di Jakarta Selatan, khususnya gedung dengan delapan lantai ke bawah,” ujar Andy.

Sejauh ini, sudah ada empat gedung yang diperiksa sebagai tahap awal. Namun, dari hasil pemeriksaan tersebut masih ditemukan perbedaan pandangan antarinstansi.

“Dari sampel tersebut masih ada perbedaan pendapat. Kami sedang menyelaraskan persepsi dari ketiga SKPD agar saat pelaksanaan di lapangan nanti sudah menggunakan satu SOP yang seragam,” kata Andy.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...