Sabtu, Oktober 3, 2026

Pemkot Jaksel-BPOM Sidak Pangan Ramadan di Gandaria Utara, Temukan Takjil Berformalin

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar inspeksi mendadak (sidak) pangan bulan Ramadan di kawasan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam uji sampel yang dilakukan di lokasi, ditemukan sejumlah takjil yang mengandung formalin dan zat pewarna tekstil.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murthadho mengatakan, sidak pangan merupakan bagian dari pengawasan rutin selama Ramadan.

“Hari ini merupakan salah satu titik di mana kami Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama BPOM melakukan uji sampel takjil yang dijual,” ujar Ali Murtadho lokasi, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga :  Kasus Pasien Anak Mati Batang Otak, Posbakum Ikadin Gugat RS Kartika Husada hingga Kemenkes

Ali Murtadho yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sayid Ali menjelaskan, sidak pangan bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang terkait larangan penggunaan bahan berbahaya pada makanan.

Dalam uji sampel, kata Ali, pihaknya mengambil 39 varian panganan dari sejumlah pedagang.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, tiga sampel dinyatakan positif mengandung formalin dan pewarna tekstil yang berbahaya bagi kesehatan.

“Tadi sudah saya tanyakan, ada 39 varian sampel yang diambil, dan tiga di antaranya mengandung formalin serta pewarna tekstil. Ini tentu zat berbahaya,” kata Ali.

Baca Juga :  Sanksi Tilang Berlaku Mulai 1 September, Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jaksel Digelar Selama 3 Hari

Ia menegaskan, penggunaan zat berbahaya dalam makanan dapat berdampak serius bagi kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Karena itu, Pemkot Jakarta Selatan dan BPOM mengimbau para pedagang agar tidak menggunakan bahan baku yang mengandung zat terlarang.

“Saya termasuk orang yang punya perhatian terhadap persoalan kesehatan. Penggunaan zat berbahaya ini bisa berdampak pada jangka pendek maupun jangka panjang,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Sidak Pasar dan Supermarket, Pastikan Pangan Aman Jelang Lebaran

Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemkot Jakarta Selatan telah berkoordinasi dengan BPOM untuk menelusuri produsen bahan makanan yang diduga menjadi sumber zat berbahaya tersebut.

Ali juga meminta agar langkah-langkah sesuai ketentuan segera diambil guna melindungi masyarakat.

“Tadi sudah saya sampaikan kepada pedagang agar tidak menggunakan atau membeli bahan makanan dari produsen yang mengandung zat berbahaya,” kata Ali.

“Kami juga sudah meminta BPOM untuk menelusuri produsennya dan mengambil langkah-langkah sesuai ketentuan yang berlaku,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...