Aliansi.co, Jakarta- Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta melarang lapangan padel di Jakarta beroperasi jika belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Bangunan lapangan padel yang belum mengantongi SLF harus ditutup hingga seluruh perizinan operasional dipenuhi.
Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta, Vera Revina Sari, mengatakan SLF merupakan syarat penting untuk memastikan bangunan layak dan aman digunakan oleh masyarakat.
“Kalau tidak punya SLF tidak boleh beroperasi, harus tutup. Jadi kalau sudah punya Sertifikat Laik Fungsi kita sudah yakin bahwa bangunan itu bisa dipakai, bisa ada orang beraktivitas di dalamnya sehingga dimungkinkan untuk beroperasi khususnya sebagai lapangan padel,” ujar Vera usai penyegelan lapangan padel di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).
Vera mengungkapkan, dari total 446 lapangan padel yang ada di Jakarta, baru dua yang telah memiliki SLF.
Kedua lapangan tersebut berada di wilayah Jakarta Pusat.
“Total itu ada 446 lapangan padel di Jakarta. Yang punya cuma dua, di wilayah Jakarta Pusat,” kata dia.
Ia menjelaskan, sebelum sebuah bangunan didirikan, pemilik wajib terlebih dahulu memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Izin tersebut diperlukan untuk memastikan rencana pembangunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kalau bangunan itu wajib pertama sebelum dibangun dia punya PBG. Jadi bisa diketahui apa saja yang akan dibangun, setelah itu akan bisa dicek apakah sesuai atau tidak,” ujarnya.
Setelah pembangunan selesai, pemilik bangunan juga diwajibkan mengurus SLF sebagai bukti bahwa bangunan tersebut aman dan layak digunakan.
Menurut Vera, sebagian masyarakat mungkin menganggap perizinan hanya sebagai formalitas.
Namun, proses tersebut penting karena berkaitan dengan keselamatan dan kekuatan struktur bangunan.
“Nah mungkin kelihatannya bisa ada orang yang merasa melihat ‘ah itu cuma izin’ gitu, tapi ini akan mempengaruhi bagaimana misalkan kekuatan struktur segala macam kalau misalkan tidak melalui perizinan yang nanti kami cek fisiknya,” ucapnya.
