Aliansi.co, Jakarta- Arus mudik Lebaran 2026 terpantau semakin padat.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak pergerakan kendaraan terjadi pada H-2 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah..
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Agus Suryonugroho mengatakan, kepadatan arus kendaraan terlihat dari peningkatan signifikan volume lalu lintas dibandingkan hari sebelumnya.
“Jika dibandingkan dengan Selasa 17 Maret 2026, terjadi peningkatan volume kendaraan. Pada Selasa sekitar 221 ribu kendaraan, dan Rabu malam mencapai sekitar 250 ribu kendaraan,” ujar Agus di KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (19/3/2026) dini hari.
Menurut dia, meski volume kendaraan meningkat, kondisi lalu lintas secara umum masih dalam kategori padat namun tetap bergerak.
“Kondisi memang cukup padat, namun tetap bergerak. Diperkirakan puncak arus mudik tadi malam (Rabu 18 Maret 2026),” kata dia.
Agus menjelaskan, sejak Rabu pagi hingga malam hari, lonjakan kendaraan terus terjadi baik di jalan tol maupun jalur arteri.
Namun, situasi di lapangan masih relatif terkendali.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Korlantas telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional sejak Rabu pukul 12.30 WIB hingga wilayah Jawa Tengah.
Selain itu, diberlakukan pula one way lokal dari KM 414 menuju Bawen.
“Dengan penerapan one way nasional hingga Jawa Tengah, kondisi arus terpantau cukup terkendali. One way lokal dari KM 414 ke arah Bawen juga masih dalam kondisi terkendali,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan volume kendaraan juga terjadi di jalur arteri.
Meski terdapat perlambatan di sejumlah titik, arus lalu lintas masih relatif lancar.
Korlantas mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik.
“Mudik adalah perjalanan penuh kebahagiaan dan kerinduan kepada keluarga di kampung halaman, dan kami berharap seluruh masyarakat dapat kembali dengan selamat,” pungkas Agus.
