Kamis, Juli 16, 2026

Maju Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Kebiasaan Tak Lazim Syafrin Liputo

WIB

Aliansi.co, Jakarta- DPRD DKI Jakarta mencecar sejumlah pertanyaan kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel).

Dalam rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) yang digelar Selasa (14/4/2026), DPRD juga  menyoroti terkait ego sektoral birokrasi di wilayah, hingga kebiasaan tak lazim selama Syafrin memimpin Dinas Perhubungan.

Rapat uji kelayakan itu dipimpin Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, didampingi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah dan Basri Baco.

Hadir pula Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua.

Dalam forum tersebut, Khoirudin awalnya mempertanyakan strategi Syafrin menghadapi persoalan ego sektoral antarsuku dinas di wilayah Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Gulkamart Jaksel Pamer Hydran Baru, Klaim Jangkauan Tembus 1 Kilometer

Menurut dia, persoalan koordinasi lintas instansi menjadi tantangan utama bagi seorang wali kota.

“Bagaimana cara Pak Syafrin menangani paradoks tadi di tengah kenyataan ego sektoral masing-masing Sudin?” tanya Khoirudin.

Ia menilai, selama ini jajaran suku dinas cenderung lebih loyal kepada kepala dinas teknis masing-masing.

Karena itu, Syafrin dinilai harus mampu memastikan roda pemerintahan berjalan cepat jika dipercaya memimpin wilayah.

“Biasanya Sudin itu loyalnya ke kepala dinas. Sementara Pak Syafrin adalah pimpinan wilayah. Apakah bisa kerja cepat dengan situasi birokrasi seperti itu?” lanjutnya.

Baca Juga :  Kata-kata Terakhir Ridwan Kamil Usai Akui Pramono-Rano Unggul 

Khoirudin juga menekankan pentingnya kemampuan pengendalian aparatur sipil negara (ASN), mengingat wilayah Jakarta Selatan mencakup 10 kecamatan dan 67 kelurahan dengan jumlah pegawai yang besar.

“Saya ingin Pak Syafrin punya kemampuan pengendalian yang baik agar semua bekerja maksimal,” ujarnya.

Sementara, Basri Baco meyinggung kebiasaan tak lazim di lingkungan Dinas Perhubungan saat Syafrin menjabat.

Ia mengaku kerap menerima aduan soal budaya kerja yang dikenal dengan istilah “peta konflik”.

Baco meminta Syafrin meninggalkan pola tersebut apabila dipercaya memimpin Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Pejabat Jaksel Diingatkan Soal Keterbukaan Informasi: Jangan Sampai Jadi Bulan-bulanan di Medsos

Menurut dia, seorang wali kota harus mengedepankan kepemimpinan yang amanah dan bertanggung jawab.

“Saya berani ngomong begini karena bukan satu-dua kali saya mengalami, menghadapi, atau menerima aduan terkait (peta konflik) itu,” kata Baco.

Sementara itu, Inggard Joshua mengingatkan bahwa memimpin wilayah berbeda dengan memimpin organisasi perangkat daerah.

Menurut dia, seorang wali kota harus mampu menjadi pamong yang memahami karakter masyarakat sekaligus mampu mengambil sikap dalam berbagai situasi.

“Kalau kemarin Pak Syafrin sebagai kepala dinas, sekarang Pak Syafrin akan mengorganisir di wilayah, mampu enggak?” ujar Inggard. RBN

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...