Selasa, September 1, 2026

Maju Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Kebiasaan Tak Lazim Syafrin Liputo

WIB

Aliansi.co, Jakarta- DPRD DKI Jakarta mencecar sejumlah pertanyaan kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel).

Dalam rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) yang digelar Selasa (14/4/2026), DPRD juga  menyoroti terkait ego sektoral birokrasi di wilayah, hingga kebiasaan tak lazim selama Syafrin memimpin Dinas Perhubungan.

Rapat uji kelayakan itu dipimpin Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, didampingi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah dan Basri Baco.

Hadir pula Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua.

Dalam forum tersebut, Khoirudin awalnya mempertanyakan strategi Syafrin menghadapi persoalan ego sektoral antarsuku dinas di wilayah Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Musim Kemarau, Wali Kota Jaksel Instruksikan Sudin SDA Keruk Kali dan Saluran

Menurut dia, persoalan koordinasi lintas instansi menjadi tantangan utama bagi seorang wali kota.

“Bagaimana cara Pak Syafrin menangani paradoks tadi di tengah kenyataan ego sektoral masing-masing Sudin?” tanya Khoirudin.

Ia menilai, selama ini jajaran suku dinas cenderung lebih loyal kepada kepala dinas teknis masing-masing.

Karena itu, Syafrin dinilai harus mampu memastikan roda pemerintahan berjalan cepat jika dipercaya memimpin wilayah.

“Biasanya Sudin itu loyalnya ke kepala dinas. Sementara Pak Syafrin adalah pimpinan wilayah. Apakah bisa kerja cepat dengan situasi birokrasi seperti itu?” lanjutnya.

Baca Juga :  Pria yang Viral Masuk Rumah Rizal Ramli Diduga Polisi Gadungan

Khoirudin juga menekankan pentingnya kemampuan pengendalian aparatur sipil negara (ASN), mengingat wilayah Jakarta Selatan mencakup 10 kecamatan dan 67 kelurahan dengan jumlah pegawai yang besar.

“Saya ingin Pak Syafrin punya kemampuan pengendalian yang baik agar semua bekerja maksimal,” ujarnya.

Sementara, Basri Baco meyinggung kebiasaan tak lazim di lingkungan Dinas Perhubungan saat Syafrin menjabat.

Ia mengaku kerap menerima aduan soal budaya kerja yang dikenal dengan istilah “peta konflik”.

Baco meminta Syafrin meninggalkan pola tersebut apabila dipercaya memimpin Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Ketua MUI DKI KH Munahar Muchtar Meninggal Dunia

Menurut dia, seorang wali kota harus mengedepankan kepemimpinan yang amanah dan bertanggung jawab.

“Saya berani ngomong begini karena bukan satu-dua kali saya mengalami, menghadapi, atau menerima aduan terkait (peta konflik) itu,” kata Baco.

Sementara itu, Inggard Joshua mengingatkan bahwa memimpin wilayah berbeda dengan memimpin organisasi perangkat daerah.

Menurut dia, seorang wali kota harus mampu menjadi pamong yang memahami karakter masyarakat sekaligus mampu mengambil sikap dalam berbagai situasi.

“Kalau kemarin Pak Syafrin sebagai kepala dinas, sekarang Pak Syafrin akan mengorganisir di wilayah, mampu enggak?” ujar Inggard. RBN

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...