Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang dari puluhan paket proyek yang diterima mantan tim sukses Bupati Langkat Syah Afandin pada Pilkada 2024.
Proyek senilai sekitar Rp10,2 miliar itu diduga menjadi sumber pembayaran komitmen fee kepada Syah Afandin.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan mantan tim sukses Syah Afandin, Yaqub Abdhal Al Mu’arif (YQB), memperoleh total 85 paket proyek melalui mekanisme pengadaan langsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.
“Pada 2025, YQB selaku pihak swasta sekaligus tim sukses SAF pada Pilkada 2024 mendapat paket pekerjaan proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Langkat melalui metode pengadaan langsung,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dikutip Sabtu.
KPK merinci, sebanyak 80 paket pekerjaan berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dengan nilai sekitar Rp9,5 miliar.
Sementara itu, lima paket lainnya berasal dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat dengan nilai sekitar Rp748 juta.
“Dengan demikian, total nilai proyek yang diterima YQB mencapai sekitar Rp10,2 miliar,” ujar Taufik.
Menurut KPK, proyek-proyek tersebut diduga tidak diberikan secara cuma-cuma.
Penyidik menduga Syah Afandin, yang juga dikenal dengan sapaan Ondim, meminta komitmen fee sebagai imbalan atas pemberian paket pekerjaan kepada Yaqub.
Untuk proyek di Dinas Pendidikan, Syah Afandin diduga meminta komitmen fee sebesar 10 persen dari nilai proyek.
Sementara itu, untuk proyek di Dinas Perkim, besaran komitmen fee yang diminta mencapai 17 persen.
Dugaan tersebut menjadi salah satu temuan dalam penyidikan perkara suap dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.
KPK menduga aliran dana dari proyek-proyek tersebut menguntungkan pihak-pihak tertentu melalui mekanisme pembayaran komitmen fee.
Penyidik menegaskan perkara ini masih terus dikembangkan, termasuk menelusuri keterlibatan pihak lain serta aliran dana yang berasal dari proyek-proyek pemerintah di Kabupaten Langkat.
